Olimpiade 2004
Italia Selamat, Portugal Kandas
Jumat, 13 Agu 2004 03:40 WIB
Jakarta - Hasil berbeda dipetik dua tim kuat di penyisihan Olimpiade 2004. Italia selamat dari keganasan Ghana, sedangkan Portugal menuai hasil tragis, kalah 2-4 dari Irak. Pertandingan penyisihan Grup B antara Italia versus Ghana yang digelar di Athena, Kamis (12/8/2004) malam waktu setempat, berjalan sangat menegangkan. Italia yang lebih difavoritkan untuk menjadi juara justru ditekan habis-habisan oleh tim dari benua Afrika tersebut.Bahkan skuad Azzurini lebih dahulu tertinggal 0-2 dari Ghana. Jika saja tidak ada sumbangan gol dari Alberto Gilardino di penghujung pertandingan, sudah dapat dipastikan Italia menderita kekalahan, bukan hasil seri 2-2.Ghana pun bermain ganas dan sengit di lapangan. Pada menit 35 dan 45 mereka langsung memboyong dua gol hasil cetakan kaki Pappoe dan gelandang Stephen Appiah.Ditekan habis-habisan di babak pertama, pasukan Claudio Gentile mencoba bangkit usai turun minum. Usaha Italia pun terbayar dengan mempertipis kekalahan menjadi 2-1 lewat gol Gianpiero Pinzi yang sukses memanfaatkan umpan dari Daniele De Rossi.Gol Pinzi membawa angin segar bagi Italia. Mereka kembali rajin memborbardir lini pertahanan Ghana. Namun Gilardino dkk harus bersabar karena lini belakang lawan bertambah ketat akibat gol pertama yang dibuat Pinzi.Tidaklah sia-sia rentetan usaha pantang menyerah. Di menit 83 Italia boleh bernafas lega. Gilardino berhasil menyarangkan bola di gawang lawan dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hasil itu pun terus bertahan hingga pertandingan berakhir.Pada pertandingan lain di Grup B, wakil Amerika Latin, Paraguay, sukses menaklukkan wakil Asia, Jepang, dengan skor 4-3.Sementara itu pada pertandingan Grup D di Patras, Portugal gagal selamat dari cengkraman tim Irak yang baru saja kembali menyemarakkan Olimpiade setelah 16 tahun absen. Portugal, yang tim seniornya adalah runner up Euro 2004 lalu, dipaksa menelan pil pahit, kalah 2-4 dari Irak.Kehadiran bintang Manchester United Cristiano Ronaldo dan pemain Fulham Luis Boa Morte ternyata tidak berpengaruh banyak bagi Portugal. Justru tim Samba Eropa itu harus bermain 10 orang setelah di menit 51 Boa Morte menerima kartu merah karena pelanggaran keras terhadap Bassim Abas.Entah karena sial atau permainan buruk dari pemainnya, Portugal harus takluk oleh Irak. Padahal di menit 11 Portugal lebih dulu membuka kemenangan dengan gol pertama akibat aksi bunuh diri pemain belakang Irak Haidar Jabar.Tetapi hasil bunuh diri itu tidak membuat Irak hilang rasa percaya dirinya. Mereka malah makin bersemangat menciptakan peluang. Menit 16 dan 26 menjadi momen penting dimana pemain Irak Emad Mohammed dan Barreta membalik situasi menjadi keunggulan untuk Irak 2-1. Namun Portugal masih belum mati. Tepat semenit sebelum babak pertama berakhir, gol hasil tendangan keras kaki kanan pemain Porto Bosingwa dari luar kotak penalti membawa timnya mengimbangi Irak 2-2.Usai turun minum Portugal malah mendapatkan hasil buruk. Dikeluarkannya Boa Morte di menit 51 memberikan peluang penalti pada Irak, yang jelas sekali dimanfaatkan dengan baik. Gol berhasil diceploskan oleh sang eksekutor Younis Mahmoud. Pada menit 90 Irak pun makin menegaskan keperkasaanya kepada 10 pemain Portugal. Kerja sama solid membuahkan gol keempat bagi Irak berkat umpan Mahdi Karim kepada Salih Sadir yang menjebol gawang Portugal. Hasil 4-2 terpaksa diterima oleh Portugal sampai pertandingan usai. Satu pertandingan lagi di Grup D adalah pertarungan antara Maroko dan Kosta Rika. Kedua tim tersebut akhirnya bermain imbang tanpa gol. (erk/)











































