Jadwal Libur Harus Diperpanjang

Eriksson:

Jadwal Libur Harus Diperpanjang

- Sepakbola
Rabu, 18 Agu 2004 17:15 WIB
Jakarta - Singkatnya waktu libur turnamen berdampak buruk pada penampilan pemain top dunia di turnamen internasional. Oleh karenanya, Sven-Goran Eriksson mengusulkan jadwal libur diperpanjang. Performa kurang apik yang ditampilkan pemain-pemain top dunia seperti Zinedine Zidane, David Beckham dan Francesco Totti adalah disebabkan minimnya waktu libur. Demikian analisis pelatih Inggris Eriksson, seperti dilansir Reuters, Rabu (18/8/2004). Agar kondisi kesehatan para pemain top itu terjaga dan tetap menampilkan performa terbaiknya, Eriksson meminta kepada FIFA (Federasi Sepakbola Dunia) dan UEFA (Federasi Sepakbola Eropa) mengambil tindakan mengenai jangka waktu libur turnamen."Sangat menyedihkan saat kau melihat Piala Dunia dan Piala Eropa lalu. Di sini saya bicara bukan tentang Inggris saja, tapi ini untuk keseluruhan tim. Terlalu banyak pemain superstar yang tidak tampil seperti biasa yang mereka lakukan." "Jika saya pimpinan di FIFA atau UEFA, saya akan duduk dan memikirkan masalah ini. Karena tidak adil bagi publik dunia melihat sepakbola yang tidak bagus," ujar Eriksson."Publik tidak mendapatkan keinginan mereka. Harapan publik adalah penampilan fit 100 persen dari Zidane, Totti dan Beckham. Sayangnya, mereka tidak melihat itu di Jepang-Korea dan Portugal."Menurut Eriksson, setidaknya jeda waktu antara setelah usai turnamen dalam negeri dengan dimulainya even internasional adalah tiga minggu. Waktu yang cukup bagi para pemain untuk memulihkan kondisinya sebelum bertanding lagi.Meski Eriksson mengungkapkan kekecewaanyan pada jadwal libur turnamen, bukan berarti ia menganggap hal itu sebagai penyebab utama gagalnya Inggris di Piala Dunia dan Piala Eropa. "Saya tidak mencoba membela diri, tetapi jika di masa depan hal itu tidak berubah, bukan tidak mungkin performa sepakbola makin merosot. Saya tegaskan lagi, fisik adalah faktor penting yang sangat berpengaruh di pertandingan," tandas pelatih asal Swedia ini. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads