Manajer Roy Hodgson awalnya memilih John Terry, Joleon Lescott, Gary Cahill sebagai bek tengah andalan di Polandia-Ukraina. Setelah Cahill out karena cedera, Hodgson juga tetap tak melirik Ferdinand dan justru memberi tempat kepada Martin Kelly.
Hodgson menegaskan bahwa keputusannya itu dilatarbelakangi alasan sepakbola dan tak ada kaitannya dengan hubungan Ferdinand dan Terry yang tak harmonis gara-gara kasus dugaan pelecehan rasial yang dilakukan Terry terhadap adik Ferdinand, Anton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus bilang bahwa mungkin karier di timnas Inggris sudah berakhir buat saya. Kalau saya tak dipanggil sekarang, khususnya saat pemain-pemain lain absen karena cedera, maka tampaknya saya tak akan dipanggil lagi," ungkap Ferdinand kepada The Sun.
"Saya selalu bilang saya tak akan pensiun dari sepakbola internasional sampai saya berhenti bermain dan saya tak akan melakukannya. Saya masih siap dipanggil," lanjutnya.
Ferdinand melakoni debut untuk Inggris dalam laga persahabatan kontra Kamerun pada tahun 1997. Hingga kini, dia telah 81 kali membela timnas.
"Saya sangat berharap bisa mendapatkan 100 caps. Tapi, karena berbagai alasan itu tak tercapai," tuturnya.
"Itu adalah sebuah kekecewaan. Namun, itu menunjukkan bahwa tak ada jaminan dalam sepakbola," ujar pemain berusia 33 tahun ini.
"Kalau Anda tak kecewa setelah ditinggal di rumah saat negara Anda bermain di turnamen seperti ini, maka itu adalah masalah dan Anda harusnya tak ada di sepakbola profesional."
"Saya dalam permainan ini untuk mencapai sebanyak yang saya bisa. Saya dibayar untuk menang dan akan jadi pecundang yang sakit."
"Saya ingin bermain di pertandingan-pertandingan besar dan memenangi trofi-trofi besar. Kalau itu adalah kriminal maka saya adalah penjahat," tutupnya.
(mfi/mfi)










































