Bahkan, rekor pembelian kiper termahal sudah bertahan dalam kurun waktu lebih dari satu dekade. Berikut ini adalah beberapa kiper yang mempunyai nilai transfer termahal.
Roberto Jimenez Gago (8,6 juta euro)
|
|
Performa gemilangnya bersama Benfica itu menarik minat Real Zaragoza untuk meminangnya. Uang sebesar Rp 99 miliar atau 8,6 juta euro harus dirogoh Zaragoza sebagai tebusannya.
Di La Liga musim lalu, penampilan apiknya saat merumput di Portugal tak terulang. Zaragoza 'cuma' finish di peringkat 16, dan Gago kebobolan 61 gol dalam 38 laga.
Fabien Barthez (8,8 juta euro)
|
|
Tiga musim bersama 'Setan Merah', Barthez menyumbangkan dua trofi Premiere League yang diraih pada musim 2000/2001 dan 2002/2003. Pria asal Prancis itu kini sudah mengakhri kariernya sebagai pesepakbola profesional. Klub Ligue 1, Nantes, tercatat sebagai klub terakhirnya.
Thibaut Courtois (8,8 juta euro)
|
|
Nominal sebesar itu terlihat wajar jika melihat kiprah kiper berusia 20 tahun itu di Liga Belgia musim 2010/2011. Tampil 40 kali bersama Genk, ia mencetak 14 clean sheet.
Courtois kini sedang menjalani masa pinjaman di Atletico Madrid. Dipercaya menjadi penjaga gawang utama, ia mencatatkan statistik 15 kali tak kebobolan dari 37 kali main musim lalu.
Craig Gordon (10,2 juta euro)
|
|
Pengakuan kemampuan Gordon sebagai kiper kelas wahid terbukti dengan penghargaan Premier League 20 Season Award yang berhasil dia sabet. Penyelamatan pria berusia 29 tahun itu saat Sunderland berhadapan dengan Bolton Wanderers bulan Desember 2010, dinobatkan sebagai penyelamatan terbaik.
Samir Handanovic (11 juta euro)
|
|
Catatan enam kali penyelamatan saat menghadapi tendangan dua belas pas musim 2010/2011 boleh jadi memikat Nerazzurri untuk merekrut kiper asal Slovenia itu.
Penyelamatan penalti terakhir Handanovic dilakukan saat menghalau tendangan Mauro Zarate dalam laga Udinese melawan Lazio pada Mei 2011.
Fernando Muslera (11,75 juta euro)
|
|
Prestasinya itu menjadi bukti bahwa Musrela memang layak untuk dibeli seharga Rp 135 miliar oleh Galatasaray dari Lazio. Satu gelar juara berhasil dia sumbangkan di musim perdananya di Liga Super Turki.
Angelo Peruzzi (17,8 juta euro)
|
|
Sempat hijrah ke Inter Milan di musim 1999/2000, ia kemudian pindah ke Lazio dengan banderol Rp 205 miliar (17,8 juta euro) yang berdurasi delapan tahun. Tapi, baru tujuh musim membela Biancocelesti, Peruzzi memutuskan pensiun di akhir musim 2006/2007.
David De Gea (22 juta euro)
|
|
Manchester United yang sedang mencari pengganti Edwin van Der Sar yang pensiun di akhir musim 2010/2011 pun kemudian kepincut untuk merekrutnya. Uang sebesar Rp 253 miliar (22 juta euro) pun harus rela diserahkan 'Setan Merah' kepada Atletico Madrid sebagai uang transfernya.
Manuel Neuer (24 juta euro)
|
|
Bukan tanpa sebab jika Neuer dilabeli dengan harga tinggi. Sebabnya, di level individu sejumlah penghargaan seperti; kiper terbaik Bundesliga (2007) dan Piala Eropa U-21 (2009), serta pemain terbaik Bundesliga 2011 pernah dianugerahkan kepada Neuer.
Pun begitu, musim pertama Neuer bersama Bayern tak berakhir dengan manis. Bersama Die Roten, ia finish sebagai runner-up pada tiga ajang (Bundesliga, Piala Jerman, dan Liga Champions).
Gianluigi Buffon (54,2 juta euro)
|
|
Loyalitas dan piala adalah dua hal yang dibayar Buffon kepada Bianconeri. Meski baru menyumbang tiga gelar juara Seri A, ia tak pergi saat Juve harus degradasi karena terganjal kasus calciopoli di tahun 2006.
Di level timnas, Buffon sudah pernah mengantarkan Italia menyabet gelar pada Piala Dunia 2006. Sementara untuk prestasi pribadi, penghargaan kiper terbaik abad 21 versi IFFHS, sudah cukup untuk menjadi jawaban kualitas dari kiper pengoleksi 120 caps untuk Gli Azzurri itu.
Halaman 2 dari 11










































