Emas untuk Sempurnakan Sepakbola Brasil

Emas untuk Sempurnakan Sepakbola Brasil

Doni Wahyudi - Sepakbola
Kamis, 09 Agu 2012 01:55 WIB
Emas untuk Sempurnakan Sepakbola Brasil
Getty Images
London - Kecuali emas Olimpiade, semua gelar bergengsi sepakbola sepertinya pernah diraih Brasil. Tahun ini di London, Samba punya kesempatan besar menyempurnakan apa yang selama ini jadi terasa jadi ganjalan.

Lima gelar Piala Dunia dan lima trofi Copa Amerika ditambah tiga titel Piala Konfederasi adalah sederet pengesahan terhadap Brasil sebagai negara dengan kisah sukses terbesar di sepakbola.

Tapi masih ada 'cacat' dalam sejarah sepakbola Brasil. Sudah berkali-kali ikut Olimpiade, mereka tak sekalipun meraih emas, dengan catatan terbaik hanya dapat perak di 1984 dan 1988. Sebuah penantian yang berpeluang diselesaikan tahun ini, tepatnya akhir pekan ini saat final cabang sepakbola digelar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menghadapi Meksiko, posisi Brasil tetap lebih diunggulkan. Meski kedua tim sama-sama diisi pemain timnas U-23, materi skuat Brasil jauh lebih matang dibanding pasukan El Tri. Neymar jelas bakal jadi andalan di final, pun begitu dengan Leandro Damiao yang sejauh ini sudah melesakkan enam gol dan jadi pemain tersubur.

"Saya sudah katakan sedari awal kalau Meksiko adalah tim dengan persiapan lebih baik untuk Olimpiade. Mereka sudah melewati semua fase yang diperlukan sebuah tim muda," sahut pelatih Brasil, Mano Menezes, pertemuan dengan Meksiko.

Akan menjadi generasi pertama Brasil yang meraih emas Olimpiade, Menezes menegaskan kalau pemainnya tidak akan terbebani dengan hal tersebut. Di saat bersamaan Thiago Silva dkk juga disebutnya tidak jemawa lantaran tampil sangat baik di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

"Kami sudah menjalani dengan baik proses ini. Saya tidak berpikir kalau pemain merasakan ada beban berat di punggung mereka karena kami tidak punya medali ini (sebelumnya)."

"Mereka juga tidak berlebihan dalam hal kepercayaan diri. Saya pikir yang harus saya lakukan hanya berbicara pada mereka soal hal ini, saya bisa mengetahui dengan melihat tingkah laku pemain di ruang ganti pemain setelah kami menang atas Korea Selatan. Pemain dalam keadaan tenang," tuntas dia di Yahoosports.

(din/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads