Tekuk Irak, Italia Raih Perunggu

Olimpiade 2004

Tekuk Irak, Italia Raih Perunggu

- Sepakbola
Sabtu, 28 Agu 2004 02:17 WIB
Jakarta - Italia akhirnya membawa pulang medali perunggu dari cabang sepakbola. Di perebutan peringkat ketiga hari Sabtu (28/8/2004) dini hari, Italia menang 1-0 atas Irak.Meskipun hanya perebutan medali perunggu, baik Italia dan Irak sama-sama menurunkan skuad terbaiknya. Namun penyerang Italia Daniele De Rossi yang pada pertandingan perempat final tampil buruk, kali ini tidak diturunkan sama sekali.Gol tunggal Italia tercipta hanya delapan menit setelah pertandingan berlangsung. Pemain tengah AC Milan Andrea Pirlo, melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Irak. Umpan lambung yang dilepaskannya ke depan gawang, langsung disundul Alberto Gilardino dan tidak terjangkau kiper Nouri Sabri.Namun meskipun gagal meraih medali, prestasi Irak yang berhasil mencapai babak semifinal sudah sangat luar biasa. Karena "Negeri Saddam Hussain" itu merupakan negara Asia kedua yang berhasil lolos ke semifinal setelah Jepang pada tahun 1968.Penampilan Irak sebenarya tidak terlalu jelek. Razzaq Farhan yang berperan sebagai ujung tombak Irak, beberapa kali memiliki peluang bagus. Menit 27 aksi Farhan di kotak penalti Italia, mampu mengecoh tiga pemain belakang lawan. Sayang tendangan yang dilakukannya sambil terjatuh, melebar hanya beberapa inci di sebelah kanan tiang gawang Ivan Pelizzoli.Dibabak kedua Irak juga memiliki peluang untuk mencetak gol. Tendangan bebas Abdul Wahab masih sempat di tepis Pelizzoli di menit 50, sementara sundulannya di menit 72 masih melebar. Kemenangan ini setidaknya mengobati kekecewaan tim Azzurri setelah kekalahan telak 3-0 atas Argentina di babak semifinal. Meskipun target mengulang sukses 1936 akhirnya tidak tercapai.Tim:Italia: Ivan Pelizzoli, Emiliano Moretti (Giorgio Chillini 85), Matteo Ferrari, Giampiero Pinzi (Giandomenico Mesto 78), Angelo Palombo, Alberto Gilardino, Andrea Pirlo, Andrea Garzagli, Cesare Bovo, Marco Donadel, Simone del NeroIrak: Nouri Sabri, Saad Attiya, Bassim Abbas, Haidar Jabar, Salih Sadir (Younis Mahmoud 77), Abdul Wahab Abu Al Hail, Razzaq Farhan, Hawar Mulla Mohammed, Qusai Munir, Haidar Abdul Amir, Mahdi Karim (Emad Mohammed 57) (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads