Mantan Pelatih Prancis Kritik Para Pensiunan

Mantan Pelatih Prancis Kritik Para Pensiunan

- Sepakbola
Selasa, 31 Agu 2004 02:34 WIB
Jakarta - Pensiunnya empat punggawa skuad Les Bleus, Marcel Desailly, Lillian Thuram, Bixente Lizarazu, dan Zinedine Zidane, ternyata tak hanya mengundang keprihatinan para pencinta sepakbola dunia.Keputusan mereka, yang sekaligus menandai akhir dari keperkasaan generasi yang telah menyumbang Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, sangat disesalkan oleh Aime Jacquet, mantan pelatih yang sukses membawa Prancis ke tangga juara dunia. Namun tak seperti para pencinta Prancis, yang akan merindukan aksi Zidane dkk, Jacquet punya alasan mengapa menyesali keputusan mantan anak buahnya. "Tak ada generasi pemain yang mampu bertahan lama dan berhasil memenangkan banyak tropi. Kami berterima kasih kepada mereka (para pensiunan), namun mereka belum sepenuhnya memenuhi kewajibannya," ujar pria yang kini menjabat sebagai petinggi federasi sepakbola Prancis itu kepada France Football seperti dikutip Reuters, Selasa (31/8/2004). Memang, adalah hak setiap pemain untuk mundur dari timnas. Namun Jacquet melihat pensiun secara bersamaanya para pemain andalan Prancis itu telah membuat pelatih baru (Raymond Domenech) berada dalam posisi yang tidak nyaman. Para pemain yang mengaku sudah tak punya semangat dan kapabilitas untuk membela Prancis ini tampaknya tenaganya dianggap Jacquet masih dibutuhkan. Setidaknya untuk suntikan moral buat para pemain yang lebih muda."Saya bukan ingin menyalahkan keputusan para pensiunan, namun mereka seharusnya bertahan lebih lama lagi dan membantu skuad untuk beradaptasi dengan pelatih baru," ungkapnya."Mereka telah menempatkan dia (Domenech) dalam situasi yang tak nyaman, dan secara khusus saya berpikir kalau Zizou dan Lilian adalah kunci dari keputusan para pemain yang memutuskan pensiun di saat bersamaan," lanjutnya. Meski tak secara khusus meminta para pemain veteran untuk kembali, namun secara implisit pria berambut perak ini meminta Zidane dan Thuram untuk mengkaji kembali keputusan mereka. "Saya berpikir kalau Zidane dan Thuram menyesali keputusan mereka," ungkapnya.Bagaimana Zizou? (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads