Penilaian tersebut kemudian perlahan-lahan berubah setelah pelatih Argentina, Alejandro Sabella, mendaulat Messi menjadi kapten untuk pertama kalinya pada 2 September tahun lalu, kala Albiceleste menghadapi Venezuela di kualifikasi Piala Dunia.
Sejak saat itu performa si kidal kian impresif. Dari 12 pertandingan internasionalnya ia mendulang 11 gol, termasuk dua kali hat-trick ke gawang Brasil dan Swiss di laga persahabatan. Lebih spesifik lagi, ia mengemas 10 gol dalam 7 laga terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam hidup, saya pernah melewati berbagai momen pahit bersama timnas Argentina terkait hasil di masa lalu, tetapi kini kami akan memenangi segalanya dengan lebih mudah," ucap Messi di Sports Mole.
"Saya selalu menikmati bermain untuk Argentina. Kami tumbuh bersama sebagai tim dan akan semakin kuat.
"Mengenakan ban kapten tak mengubah saya. Saya masih melalukan hal yang sama dengan rekan-rekan setim," tutup pencetak 28 gol dari 78 pertandingan bersama Argentina tersebut.
Argentina kini masih menduduki puncak klasemen sementara zona Amerika Latin untuk kualifikasi Piala Dunia 2014. Pekan ini mereka akan menghadapi Uruguay dan Chile.
(a2s/krs)










































