Kasus rasisme kembali merebak di lapangan sepakbola. Kali ini terjadi dalam laga play-off antara Serbia U-21 vs Inggris U-21. Laga tersebut diakhiri dengan sebuah kericuhan dengan bumbu sikap rasis dari suporter.
Kejadian itu terjadi tak lama setelah Connor Wickham membobol gawang Serbia di penghujung laga. Gol tersebut membuat Inggris unggul 1-0 --atau 2-0 secara aggregat-- dan memastikan mereka lolos ke Piala Eropa U-21 tahun depan. Para pemain Inggris pun berselebrasi.
Selebrasi itu berujung singkat karena para pemain Inggris dihujani berbagai benda dari tribun oleh para pendukung Serbia. Tak lama setelahnya, keadaan memburuk. Pemain dari kedua tim terlihat saling dorong dan ofisial dari kedua tim pun juga demikian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Inggris, Stuart Pearce, mengaku sudah mengajukan laporan kepada UEFA dan kini menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada badan tertinggi sepakbola Eropa itu.
"Saya pikir, ada satu atau dua seruan bernada rasis dari penonton, itu jelas. Hal itu sudah dilaporkan kepada UEFA dan mereka harus berurusan dengan itu," ucap Pearce seperti dilansir Reuters.
"Ini sangat menyedihkan. Banyak hal dilakukan di negara kami untuk menendang rasisme jauh-jauh dan saya bangga dengan reaksi pemain saya pada akhirnya. Kejadian ini sangat disayangkan karena dalam dua leg kedua tim mempertontonkan pertandingan yang menarik."
(roz/din)










































