Masih sulit diprediksi apakah keinginan Miroslav Klose untuk bermain sekali lagi di Piala Dunia bisa terwujud. Namun, penyerang gaek Jerman itu sedikit lagi menyentuh rekor Gerd Mueller.
Mencetak dua gol saat Jerman bermain imbang 4-4 melawan Swedia di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 tadi malam (16/10/2012), Klose kini sudah mengemas 67 gol dari 126 penampilannya bersama timnas negaranya itu.
Ia kini hanya berselisih satu gol dari penyerang legendaris, Mueller, yang masih memegang rekor sebagai top skorer Jerman dengan torehan 68 gol dari 62 caps.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Piala Dunia berikutnya (2006), pemain berdarah Polandia itu menjadi top skorer turnamen dengan lima gol. Di Piala Dunia ketiganya dua tahun lalu (2010) di Afrika Selatan, Klose membuat empat gol. Itu membuatnya sebagai satu-satunya pemain yang pernah mencetak sedikitnya empat gol dalam tiga Piala Dunia.
Meski sangat subur di Piala Dunia, tapi Klose berambisi membuat sejarah. Dengan koleksi 14 gol -- sama seperti Gerd Mueller --, ia masih di bawah rekor milik Ronaldo (Brasil) yang mengumpulkan total 15 gol. Itu sebabnya Klose berharap masih bisa dipilih Jerman untuk berlaga di Piala Dunia 2014.
Apabila ambisinya itu terwujud, Klose bisa tampil di Brasil dalam usia 36 tahun. Saat ini pria kelahiran 9 Juni 1978 itu sudah berumur 34 tahun -- dan masih menjadi top skorer di klubnya, Lazio.
Klose pada akhir September lalu membuat headline ketika menggunakan tangannya untuk mencetak gol ke gawang Napoli. Walaupun wasit sempat mengesahkan gol tersebut, Klose lalu mengakui aksinya itu. Wasit membatalkan keputusannya, memberi Klose kartu kuning, tapi menjabat tangan si pemain sebagai tanda apresiasi.
Sikap fair play Klose itu bukan yang pertama ia lakukan. Di tahun 2005, saat masih membela Werder Bremen, ia mendapat pujian dari semua orang. Dalam sebuah laga melawan Arminia Bielefeld, ia terjatuh di kotak penalti. Wasit menunjuk ke titik putih karena menganggap terjadi pelanggaran yang dilakukan kiper Arminia. Tapi Klose menjelaskan pada wasit bahwa kiper lebih dulu menyentuh bola sebelum dia terjatuh. Keputusan penalti dicabut, kartu kuning pada sang kiper juga dibatalkan. Klose memperoleh sejumlah trofi fair play atas perilakunya itu.
(a2s/mrp)











































