Jose Mourinho menilai Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama hebat dan punya kemampuan luar biasa sebagai pesepakbola. Itulah mengapa FIFA Ballon d'Or yang berikut idealnya jadi milik Ronaldo.
Semakin dekat dengan acara penganugerahan penghargaan FIFA Ballon d'Or, pada 7 Januari 2013 mendatang, sejumlah opini mulai bermunculan mengenai siapa yang berhak menggondol penghargaan prestisius tersebut. Digadang-gadang sebagai dua pesepakbola terbaik di dunia saat ini, Messi dan Ronaldo tak ayal menjadi dua nama yang paling sering disebut.
Messi saat ini telah memenangi tiga penghargaan Ballon d'Or secara beruntun--dua ketika telah berformat FIFA Ballon d'Or dan satu saat masih dengan format lama Ballon d'Or--sedangkan Ronaldo baru meraih satu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari hentikan gurauannya. Ballon d'Or adalah (penghargaan) untuk yang terbaik, entah itu Cristiano atau Messi," katanya seperti dikutip Football Espana.
"Tetapi aku ingin bertanya, jika keduanya setara, apakah wajar jika kemudian satu orang (Messi) sudah meraih empat sedangkan yang lainnya (Ronaldo) baru satu? Tentu tidak."
"Kemudian ada hal lain, meraih Ballon d'Or tanpa memenangi titel penting buat tim. Aku di sini bukan untuk membicarakan Piala Dunia Antarklub, atau Piala Super, yang mana prestasi kecil. Buatku, titel yang terpenting musim lalu diraih oleh Chelsea dan Madrid. Yang pertama adalah juara Eropa dan yang lainnya memenangi liga terbaik di dunia," paparnya.
Dengan argumen-argumen tersebut, nilai Mourinho, jika pada akhirnya Ballon d'Or kali ini tak jadi milik Ronaldo, itu lebih dikarenakan sentimen-sentimen tersendiri alih-alih penilaian obyektif.
"Maka jika Cristiano tak mendapatkan Ballon d'Or tahun ini, ia tidak menang karena citranya, karena ia tak memberikan wawancara untuk minta maaf karena berdebat dengan rekannya di lapangan," ucap Mourinho, besar kemungkinan merujuk kepada insiden adu argumen antara Messi dengan David Villa.
(krs/nds)











































