Bielsa Mundur dari Tim Argentina
Rabu, 15 Sep 2004 06:43 WIB
Jakarta - Kurang dari sebulan setelah mempersembahkan medali emas Olimpiade 2004 pelatih tim nasional Argentina Marcelo Bielsa dilaporkan telah mengundurkan diri dari jabatannya.Kabar tersebut dibenarkan presiden Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) Julio Grondona. Dalam pernyataannya di sebuah stasiun televisi setempat Grondona mengatakan, Bielsa mungkin tak tahan lagi dengan segala tekanan yang dialaminya.βKeputusan ini kemungkinan merupakan hasil dari percekcokan yang diterimanya selama bertahun-tahun, yang bisa menyulitkan dirinya memperoleh energi untuk meneruskan pekerjaan ini,β kata Grondona seperti dikutip Reuters, Rabu (15/9/2004).Apa yang dikatakan Grondona memang mengandung kebenaran. Ketika Tim Tango yang dipimpinnya tersingkir di putaran pertama Piala Dunia 2002 banyak yang meminta AFA agar tidak memakai tenaganya lagi.Namun saat itu AFA berdiri di belakang Bielsa dan malah menyodorinya perpanjangan kontrak sampai Piala Dunia 2006. Bielsa, yang gayanya di pinggir lapangan cukup eksentrik βsering mondar-mandir seperti setrikaanβ pun menerimanya.Publik Argentina mulai menyerangnya lagi di awal babak kualifikasi Piala Dunia 2006. Di bulan September 2003 ketika Javier Zanetti ditahan 2-2 oleh Chile di kandangnya sendiri, Bielsea dicibir para pendukungnya sendiri.Tekanan terhadapnya mulai reda setelah pelatih berusia 49 tahun itu mulai meremajakan timnya. Di Copa Amerika 2004 lalu ia mulai mengandalkan pemain-pemain muda seperti Carlos Tevez, Javier Mascherano, dan Luis Gonzalez.Hasilnya cukup lumayan. Argentina tampil gemilang dan hanya bisa ditaklukkan Brasil di babak final. Itupun lewat adu penalti. Polesan Bielsa makin mengkilap setelah ia membawa Tevez dkk tampil sebagai juara di Olimpiade 2004 di Yunani. Adik kandung Menteri Luar Negeri Argentina Rafael Bielsea itu pertama kali ditunjuk sebagai pelatih timnas Argentina usai Piala Dunia 1998. Waktu itu ia menggantikan Daniela Pasarella. Sebelumnya Bielsa pernah menukangi Newellβs Old Boys, Velez Sarsfield, Atlas dan America (Meksiko), serta Espanyol (Spanyol).Sementara itu, soal kandidat pengganti Bielsa Grondona mengatakan, pihaknya memiliki beberapa pilihan. Namun kalangan setempat menjagokan Carlos Bianchi, salah satu pelatih Argentina tersukses itu. Bianchi, yang memenangi tiga Piala Libertadores bersama Boca Juniors dalam empat tahun terakhir, kini sedang menganggur. Ia mundur dari Boca setelah timnya kalah di final Piala Libertadores tahun ini dari klub Kolombia Once Caldas. (a2s/)











































