Larsson “Kecewakan” Fans Celtic
Rabu, 15 Sep 2004 09:04 WIB
Jakarta - Setelah menyumbang lebih dari 200 gol buat Celtic, Henrik Larsson akhirnya gantian membobol klub Skotlandia itu. Wajar jika ada fans Celtic yang mencibir bekas pahlawannya itu.Sebenarnya Larsson nyaris tidak jadi “musuh” Celtic. Sampai satu jam ia hanya dudukdi bangku cadangan Barcelona, klub yang kini dibelanya.Namun pelatih Frank Rijkaard membutuhkan tenaganya. Di menit 62, setelah Celtic menyamakan kedudukan menjadi 1-1, Larsson dikeluarkan dari kursi ofisial. Cukup banyak penonton tuan rumah yang menyerukan kata “Uuu…” saat bomber Swedia itu masuk lapangan.Celaka buat Celtic, kehadiran Larsson seperti jadi racun buat mereka. Sejak itu permainan Barca kembali tajam dan klub Spanyol itu pun memetik kemenangan 3-1 dalam pertandingan pertama Liga Champions Grup F itu. Ironisnya, Larsson mencetak gol terakhir di menit 82.Sebagai figur yang terlanjur dianggap sebagai pemain legendaris Celtic, tentu tidak mudah bagi Larsson untuk menyakiti bekas klubnya itu. Apalagi kekalahan tersebut merupakan kali pertama Celtic kalah di kandang sendiri di pentas Eropa dalam tiga tahun terakhir. Ia tahu suporter Celtic tidak rela melihatnya membobol gawang David Marshall. Tapi ia toh melakukannya juga. Usai gol tersebut Larsson terlihat datar-datar saja. Hanya rekan-rekannya di Barca saja yang beramai-ramai memeluk dan menyelamatinya.“Aku tidak ingin terlalu merayakannya karena suporter Celtic, tapi juga karena aku harus menunjukkan respek kepada Barcelona,” kata Larsson. “Aku tidak heran beberapa fans mencibir diriku. Merekan ‘kan datang untuk mendukung Celtic, bukan Henrik Larsson, dan itu adalah tepat.”Keterikatan Larsson dengan Celtic tak perlu diungkit-ungkit lagi. Selama tujuh musim berkarir di Celtic Head penyerang flamboyan berusia 32 tahun itu telah mengukir 242 gol dari 315 pertandingan. Dialah topskor ketiga dalam sejarah klub kota Glasgow itu.“Saya tidak merasa heran sewaktu Henrik tidak merayakan golnya. Dia memang punya perasaan yang kuat buat Celtic dan kami memahami itu,” komentar Rijkaard. Larsson dan Celtic bisa bertemu lagi sebagai “musuh” pada pertemuan berikutnya di Nou Camp pada 24 November mendatang. (a2s/)











































