Kegagalan penalti Neymar membuat Brasil hanya meraih hasil seri 1-1 melawan Kolombia. Menolak menyalahkan pemainnya itu, pelatih Mano Menezes justru menyoroti kondisi rumput stadion.
Menurunkan mayoritas pemain bintangnya, Brasil justru tertinggal dari Kolombia melalui gol dari Juan Guillermo Cuadrado beberapa menit menjelang babak pertama ditutup.
Di babak kedua, Neymar membuat kedudukan seimbang. Dan Brasil punya kans besar untuk menang usai diberi hadiah penalti menyusul pelanggaran terhadap Dani Alves.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menezes tak mau menyalahkan gaya Neymar dalam mengesekusi tendangan penalti melainkan mengeluhkan rumput stadion MetLife, yang biasanya digunakan untuk menggelar laga American Football.
"Itu adalah gaya khas Neymar dalam menendang penalti -- hanya saja tidak setinggi itu," ucap Menezes seperti dikutip dari YahooSports.
"Rumput stadion benar-benar membuat tendangan penalti lebih sulit dilakukan daripada biasanya," imbuh dia
Karena menjadi tuan rumah Piala Dunia, Brasil memperoleh tiket lolos otomatis. Ini artinya, para pemain tidak melakoni laga internasional kompetitif hampir selama dua tahun lamanya.
"Sangat sulit," imbuh Menezes. "Mereka harus menyesuaikan dengan parameter tapi seiring waktu mereka sudah menyesuaikan."
(rin/rin)










































