Ukraina saat ini memang tak punya pelatih kepala. Oleg Blokhin, orang terakhir yang menempati posisi itu, hijrah ke Dynamo Kiev pada bulan September lalu.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, Federasi Sepakbola Ukraina (FFU) sempat memberi tawaran kepada Shevchenko. Mereka menganggap Shevchenko punya potensi besar meski belum pernah melatih sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin Shevchenko juga mampu berprestasi sebagai pelatih tim nasional," katanya.
Namun, Shevchenko tak mengiyakan tawaran dari Konkov. Dia tampaknya ingin fokus membangun karier politiknya.
"Saya menganggap melatih tim nasional akan jadi langkah yang terburu-buru bagi saya," ucapnya yang dilansir Sky Sports.
"Saya berharap FFU akan menerima keputusan saya dengan pemahaman. Saya sangat berterima kasih kepada FFU dan Konkov atas kepercayaan level tinggi kepada saya, yang mereka tunjukkan dengan menawari saya posisi pelatih tim nasional," kata pria 36 tahun ini.
(mfi/nds)











































