Kasus yang membelit Emre itu terjadi ketika ia masih bermain untuk Fenerbache di Liga Turki, dalam laga kontra Trabzonspor, 15 April 2012 lalu.
Dalam laga tersebut, Emre kedapatan menghina salah seorang gelandang Trabzonspor, Didier Zokora, dengan sebutan "dirty negro" atau "negro yang kotor".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam suasana panas seperti itu, Anda mengatakan hal-hal buruk. Saya memilih kata-kata bodoh, saya ingin minta maaf," ujar Emre seperti dilansir AFP.
Akan tetapi, masalah tak selesai sampai situ, kendatipun Emre telah mendapat hukuman larangan tampil, minta maaf, dan juga tak lagi membela Fenerbahce karena telah pindah ke Atletico pada musim panas lalu.
Disebutkan AFP, jaksa penuntut di Istanbul telah meminta agar Emre dipenjarakan, dengan durasi antara enam bulan sampai dua tahun, di bawah undang-undang kriminal baru yang digunakan untuk menindak kekerasan dalam olahraga, termasuk hinaan rasial.
Ketika masih memperkuat Newcastle United (2005-2008), Emre juga sempat dituding melakukan tindak rasial kepada dua pemain Everton; Joleon Lescott dan Tim Howard.
(krs/rin)










































