Jelang Real Madrid vs AS Roma
Duel Dua Tim yang Sedang Kacau
Selasa, 28 Sep 2004 07:35 WIB
Jakarta - Jika salah satu dari Real Madrid atau AS Roma kalah lagi pada pertandingan Rabu (29/9/2004) dinihari nanti di Santiago Bernabeu, maka klub tersebut masih dalam kondisi kacau balau.Kekacauan akan terasa lebih besar jika Real-lah yang kalah. Maklum, mereka bertindak sebagai tuan rumah. Bagaimanapun, tidak ada hal yang lebih buruk dari sebuah tim tuan rumah kecuali membuat para pendukungnya pulang ke rumah dengan membawa sobekan tiket kekalahan.Huru-hara di Bernabeu saat ini hampir menyerupai kekacauan di akhir musim lalu yang menyebabkan tim raksasa Spanyol itu gagal total di semua level kompetisi. Pergantian pelatih kepala dan rekrutmen bintang-bintang baru ternyata belum bisa menjadi obat mujarab dari kegagalan musim lalu.Pelatih lokal dengan reputasi internasional, Jose Antonio Camacho, bahkan merasa tidak sanggup meneruskan kerja sama singkatnya dengan barisan bintang El Merengues. Ia telah mundur dan meninggalkan pekerjaan rumah sangat berat kepada asistennya Mariano Garcia Remon.Bekas kiper Real Madrid jaman baheula itupun belum mampu menciptakan kestabilan skuadnya. Meski pada debutnya berhasil memenangkan David Beckham dkk 1-0 atas Osasuna, namun pada akhir pekan lalu ia tak kuasa memberi pil anti kekalahan pada anak-anak buahnya. Real dibekap Athletic Bilbao 1-2 dan bahkan tidak memperoleh satupun tendangan sudut.Dari lima pertandingan yang telah dilakoni Real di Liga Spanyol, mereka baru mengemas empat gol β awal musim terburuk dalam 20 tahun. Ke manakah Ronaldo, Raul, Fernando Morientes, atau Michael Owen yang notabene adalah striker-striker maut kelas dunia?Asa Garcia Remon barangkali kembali besar karena Zinedine Zidane dikabarkan sudah pulih dari cederanya. Playmaker jenius dari Prancis itu mengalami cedera saat tampil melawan Bayer Leverkusen, di mana Real kalah 0-3 dan menjadi awal muasal mundurnya Camacho.Tapi Zidane tidaklah mampu mengangkat timnya sendirian. Ia butuh terutama konsentrasi dari Roberto Carlos, Walter Samuel, Ivan Helguera, Raul, Beckham, Luis Figo, Ronaldo, dan lain-lain. Jika tak mampu, maka hancurlah investasi besar dari seorang Florentino Perez.Kondisi serupa tengah dialami AS Roma. Bedanya, krisis tim ibukota Italia itu tampaknya lebih disebabkan oleh buruknya mentalitas para pemain. Pelatih Rudi Voeller pun mundur karena disinyalir tak kuat mengontrol perilaku anak-anak Giallorossi dalam hal kedisiplinan.Voeller mengeluh karena banyak pemain Roma mengabaikan instruksi-instruksinya, terutama ketika tim tersebut ditekuk sembilan pemain Bologna 1-3 akhir pekan lalu. Dari empat penampilannya di Seri A Roma baru memungut empat poin saja. Tradisi indisipliner juga masih kentara dilihat dari kartu merah yang telah dikoleksi Antonio Cassano dan Philippe Mexes sampai kekerasan tifosinya yang mencederai wasit Anders Frisk, sehingga mengakibatkan Roma dinyatakan kalah 0-3 dari Dinamo Kiev di pertandingan pertama mereka di Liga Champions.Kini Ezio Sella diberi tugas memperbaiki dengan cepat kerusakan dibangunan Roma. Meskipun tugasnya takkan panjang, karena Roma disebut-sebut akan merekrut eks pelatih Chievo Luigi del Neri, namun kekacauan tetaplah harus diakhiri sesegera mungkin. Di Bernabeu ini misalnya.Perkiraan susunan pemain:Real: 1-Iker Casillas; 2-Michel Salgado, 19-Walter Samuel, 6-Ivan Helguera, 3-Roberto Carlos; 10-Luis Figo, 23-David Beckham or 14-Guti, 20-Albert Celades, 5-Zinedine Zidane; 7-Raul, 9-Ronaldo Roma: 22-Ivan Pelizzoli; 2-Christian Panucci, 8-Matteo Ferrari, 31-Traianos Dellas, 32-Vincent Candela; 30-Mancini, 4-Daniele De Rossi, 20-Simone Perrotta, 15-Olivier Dacourt; 10-Francesco Totti, 18-Antonio Cassano (a2s/)











































