Yang Hot di Bursa Transfer Musim Dingin 2013

Yang Hot di Bursa Transfer Musim Dingin 2013

- Sepakbola
Jumat, 01 Feb 2013 13:31 WIB
Yang Hot di Bursa Transfer Musim Dingin 2013
Getty Images
- - Seperti biasa, tidak ada nilai sebuah transfer yang mencengangkan di bursa musim dingin. Namun, kepindahan sejumlah pemain di tengah musim ini memberikan cukup banyak hal menarik.

Paris St Germain, misalnya, berhasil memboyong seorang Lucas Moura, yang popularitasnya di Brasil saat ini cuma tertandingi oleh Neymar dan Ganso. Ia akan memulai kariernya di Eropa bersama klub kaya raya dari Prancis itu

Mario Balotelli juga menjadi sebuah cerita transfer yang begitu menarik perhatian dunia. Sudah sosoknya kontroversial -- dibenci sekaligus dirindu --, ia juga akhirnya kembali ke negaranya dan bermain untuk klub yang ia pernah menyulut sebuah kontroversi tentang itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siapa saja transfer hot di musim dingin itu, berikut ini mereka, yang dirangkum dari berbagai sumber: (Untuk mulai klik di sini)





1. Daniel Sturridge

Sir Alex Ferguson sampai harus berkomentar tentang pemain Inggris 23 tahun itu, ketika Liverpool meminangnya dari Chelsea di awal Tahun Baru. Menurut dia, 12 juta poundsterling terlalu tinggi untuk seseorang Daniel Sturridge.

Tapi Liverpool begitu antusias ketika pemain barunya itu selalu mencetak satu gol dalam tiga penampilan pertamanya dengan kostum Reds. Mereka pun mendapatkan feeling bahwa Luis Suarez telah menemukan tandem yang lebih baik di musim ini.

Side story dari transfer Sturridge ini adalah, Chelsea mendapatkan keuntungan materi karena kemudian membeli Demba Ba dari Newcastle United dengan harga yang lebih murah.

2. Lewis Holtby

Disebut-sebut sebagai calon bintang masa depan Jerman, Lewis Holtby memutuskan free transfer dari Schalke 04 di akhir musim ini. Tottenham Hotspur segera menjemputnya di awal tahun, dan kesepakatan di antara mereka tercipta: Holtby akan bermain di London utara mulain musim depan.

Perubahan terjadi ketika Tottenham akan kehilangan Sandro yang divonis cedera sampai akhir musim. Mereka lalu mengetuk pintu Schalke lagi, meminta supaya Holtby bisa diangkut ke Inggris lebih cepat. Hasilnya, pemuda 22 tahun itu langsung diboyong ke White Hart Lane dengan ongkos 1,5 juta poundsterling.

Siapa Holtby, orang Jerman melihatnya sebagai sesosok gelandang serang yang kreatif, skilfull, dan serba bisa. Ia juga punya stamina untuk menjadi pemain box-to-box yang bagus.

3. Giuseppe Rossi

Pemain Italia ini sudah lama tidak terdengar. Selain karena belum bermain lagi sejak Oktober 2011, klub terakhirnya, Villarreal, juga saat ini tidak bermain di La Liga melainkan di Segunda Division, setelah terdegradasi di akhir musim lalu.

Yang cukup mengejutkan, Fiorentina memutuskan meminang jebolan Manchester United itu dengan harga yang tergolong besar. Pada 4 Januari lalu Villarreal setuju melepas Rossi setelah akan dibayar sebesar 10 juta euro.

Masalahnya, setelah menjalani operasi terpisah untuk mereparasi ligamen lutut kanannya pada Oktober 2011, sampai saat ini ia belum juga merumput. Walaupun sudah dinyatakan pulih, tapi ia belum cukup fit untuk segera dimainkan La Viola. Namun, diyakini dalam waktu dekat ia akan kembali beraksi.

Satu catatan cukup menarik adalah, karena nomor identitasnya, 22, sudah dipakai Adem Ljajic, Rossi memilih nomor 49 di Fiorentina. Angka itu ia dedikasikan untuk mendiang ayahnya yang lahir di tahun 1949 dan meninggal pada Februari 2010.

4. Loic Remy

Sepak terjangnya mulai diperhatikan publik Prancis sejak lima tahun lalu (musim 2008/2009), ketika ia mencetak 11 gol dari 32 pertandingan liga bersama Nice. Pamornya menanjak lagi setelah Marseille, yang dilatih Didier Deschamps, merekrutnya di musim panas 2011.

Pada 13 Januari lalu, Marseille menyatakan bahwa mereka telah menerima proposal pembelian seharga 10 juta euro dari Newcastle United. Yang cukup mengejutkan adalah, Remy menolak pindah ke klub Inggris tersebut.

Akan tetapi, tiga hari kemudian, penyerang bertubuh tinggi besar itu diberitakan setuju memperkuat Queens Park Rangers. Diyakini bahwa Remy memilih QPR karena menawari gaji yang lebih besar -- di atas 70 ribu pound per minggu -- ketimbang Newcastle.

QPR memang menghargai tinggi Remy. Delapan juta pound yang mereka bayar kepada Marseille adalah angka tertinggi dalam sejarah belanja mereka -- sebelum kemarin mereka meng-upgrade-nya menjadi 12,5 pound untuk membeli bek Christopher Samba dari klub Rusia, Anzi Makhachkala. Apakah Remy pantas dengan rekor tersebut? Well, paling tidak ia langsung mencetak gol dalam laga debutnya pada 19 Januari lalu, ketika QPR bermain 1-1 melawan West Ham United.

6. Lucas Moura

Lucas Moura adalah satu dari trio Brasil yang belakangan ini paling sering diproyeksikan untuk berkarier di Eropa -- dua lainnya adalah Neymar dan Ganso. Ia gelandang serang dengan berbagai keterampilan, menjadi andalan Sao Paulo dari 2010 sampai akhir tahun lalu.

Pada musim panas lalu, Manchester United dan Inter Milan dilaporkan sangat ingin merekrut Lucas. Namun, mereka seketika "menyerah" ketika Paris St Germain masuk bursa dan menawar dengan harga yang tak mungkin -- dan tak mau -- dilayani oleh MU ataupun Inter.

Transfer senilai 45 juta euro itu dipandang terlalu "lebay" untuk seseorang yang baru 20 tahun dan belum pernah bermain di Eropa. Tapi apapun, begitulah PSG, Lucas sudah bergabung bersama mereka sejak tahun ini, dan telah bermain tiga kali. Walaupun belum menghasilkan gol maupun assist, tapi diperkirakan ia akan menyingkirkan playmaker tim sebelumnya, Javier Pastore.

PSG sendiri telah menambah sensasinya dengan merekrut David Beckham di hari terakhir bursa musim dingin. Biarpun sudah 37 tahun dan dikontrak lima bulan, Beckham adalah Beckham dengan semua reputasi dan daya jualnya.

7. Wilfried Zaha

Sejumlah klub papan atas Inggris sudah mengamati lama Wilfried Zaha sejak pemain ini menembus tim inti Crystal Palace beberapa tahun lalu. Di usia yang baru 20, talentanya dinilai tinggi. Ia punya kecepatan dan kemampuan dribel bola yang bisa mengundang decak kagum.

Hal itu yang membuat Manchester United sampai berani merogoh kocek dalam untuk seorang pemain muda: 15 juta poundsterling. Meski demikian, mereka baru sekadar mengamankan Zaha di bulan ini, karena sampai akhir musim mempersilakan Palace memakai tenaganya, namun dengan status pinjaman.

"Kami senang merekrut pemain-pemain berpotensi. Kami mengembangkan pemain dan itu sudah terbukti berkali-kali. Mudah-mudahan anak ini enjoy di sini," cetus Sir Alex Ferguson tentang perekrutan Zaha tersebut.

8. Wesley Sneijder

Entah senang atau sedih, fans Inter pada akhirnya kehilangan Wesley Sneijder, salah satu pemain kunci mereka saatΒ  meraih treble winners di tahun 2010. Dari hari pertama didatangkan dari Real madrid, gelandang serang Belanda itu langsung penting untuk skuat La Beneamata.

Namun, uang menjadikan hubungan Sneijder-Inter menjadi dramatis. Si pemain tak ingin bayarannya diturunkan, klub marah dan memarkirnya sejak September. Situasinya sudah tidak bagus untuk kedua pihak.

Maka ketika Galatasaray secara kongkret menawar Sneijder, Inter tak punya pilihan lebih baik kecuali menerimanya, dan Sneijder tak punya opsi yang lebih memadai selain menerimanya pula. Win-win solution.

9. Didier Drogba

Ketika memutuskan menerima tawaran dari klub China, Shanghai Shenhua, Didier Drogba diprediksi tidak akan betah -- dan lebih bermotifkan uang. Ia memang sudah masuk label pemain "tua", tapi kemampuannya dinilai masih cukup bersaing.

Eksperimen eks bintang Chelsea itu gagal. Walaupun mencetak sembilan gol dari 11 pertandingan, tapi China sepertinya belum menjadi kelas Drogba -- sebagaimana pula rekannya, Nicolas Anelka, yang di paruh kedua musim ini meminta dipinjamkan ke Juventus.

Maka ketika ada kesempatan kembali ke Eropa, Drogba mengambilnya. Meskipun juga ditaksir Juventus dan AC Milan, ia memilih Galatasaray yang sangat antusias memberinya kontrak 18 bulan.

10. Mario Balotelli

Selesai sudah petualangan Mario Balotelli di Inggris. Pemain nyentrik ini -- baik di dalam maupun luar lapangan, sebagai pesepakbola maupun pribadi, baik ucapan maupun perbuatannya -- akhirnya dilepas juga oleh Manchester City.

Roberto Mancini mungkin lega karena berkurang satu beban dia untuk mengurusi satu pemain selabil Balotelli. Tapi, sebagian fans City maupun Liga Inggris akan merasa kehilangan seorang penghibur -- serta pemain bintang, karena pada dasarnya Balotelli pesepakbola berbakat. "Beban" Mancini itu selanjutnya ada di puncak Massimiliano Allegri.

Kepindahan Balotelli ke Milan merupakan perwujudan mimpinya, karena ia mengaku mengidolakan klub ini sejak kecil. Saking ngefansnya, ia pernah bikin geger tifosi Inter ketika ia tahu-tahu didapati memakai kaus Rossoneri.
Halaman 2 dari 10
Sir Alex Ferguson sampai harus berkomentar tentang pemain Inggris 23 tahun itu, ketika Liverpool meminangnya dari Chelsea di awal Tahun Baru. Menurut dia, 12 juta poundsterling terlalu tinggi untuk seseorang Daniel Sturridge.

Tapi Liverpool begitu antusias ketika pemain barunya itu selalu mencetak satu gol dalam tiga penampilan pertamanya dengan kostum Reds. Mereka pun mendapatkan feeling bahwa Luis Suarez telah menemukan tandem yang lebih baik di musim ini.

Side story dari transfer Sturridge ini adalah, Chelsea mendapatkan keuntungan materi karena kemudian membeli Demba Ba dari Newcastle United dengan harga yang lebih murah.

Disebut-sebut sebagai calon bintang masa depan Jerman, Lewis Holtby memutuskan free transfer dari Schalke 04 di akhir musim ini. Tottenham Hotspur segera menjemputnya di awal tahun, dan kesepakatan di antara mereka tercipta: Holtby akan bermain di London utara mulain musim depan.

Perubahan terjadi ketika Tottenham akan kehilangan Sandro yang divonis cedera sampai akhir musim. Mereka lalu mengetuk pintu Schalke lagi, meminta supaya Holtby bisa diangkut ke Inggris lebih cepat. Hasilnya, pemuda 22 tahun itu langsung diboyong ke White Hart Lane dengan ongkos 1,5 juta poundsterling.

Siapa Holtby, orang Jerman melihatnya sebagai sesosok gelandang serang yang kreatif, skilfull, dan serba bisa. Ia juga punya stamina untuk menjadi pemain box-to-box yang bagus.

Pemain Italia ini sudah lama tidak terdengar. Selain karena belum bermain lagi sejak Oktober 2011, klub terakhirnya, Villarreal, juga saat ini tidak bermain di La Liga melainkan di Segunda Division, setelah terdegradasi di akhir musim lalu.

Yang cukup mengejutkan, Fiorentina memutuskan meminang jebolan Manchester United itu dengan harga yang tergolong besar. Pada 4 Januari lalu Villarreal setuju melepas Rossi setelah akan dibayar sebesar 10 juta euro.

Masalahnya, setelah menjalani operasi terpisah untuk mereparasi ligamen lutut kanannya pada Oktober 2011, sampai saat ini ia belum juga merumput. Walaupun sudah dinyatakan pulih, tapi ia belum cukup fit untuk segera dimainkan La Viola. Namun, diyakini dalam waktu dekat ia akan kembali beraksi.

Satu catatan cukup menarik adalah, karena nomor identitasnya, 22, sudah dipakai Adem Ljajic, Rossi memilih nomor 49 di Fiorentina. Angka itu ia dedikasikan untuk mendiang ayahnya yang lahir di tahun 1949 dan meninggal pada Februari 2010.

Sepak terjangnya mulai diperhatikan publik Prancis sejak lima tahun lalu (musim 2008/2009), ketika ia mencetak 11 gol dari 32 pertandingan liga bersama Nice. Pamornya menanjak lagi setelah Marseille, yang dilatih Didier Deschamps, merekrutnya di musim panas 2011.

Pada 13 Januari lalu, Marseille menyatakan bahwa mereka telah menerima proposal pembelian seharga 10 juta euro dari Newcastle United. Yang cukup mengejutkan adalah, Remy menolak pindah ke klub Inggris tersebut.

Akan tetapi, tiga hari kemudian, penyerang bertubuh tinggi besar itu diberitakan setuju memperkuat Queens Park Rangers. Diyakini bahwa Remy memilih QPR karena menawari gaji yang lebih besar -- di atas 70 ribu pound per minggu -- ketimbang Newcastle.

QPR memang menghargai tinggi Remy. Delapan juta pound yang mereka bayar kepada Marseille adalah angka tertinggi dalam sejarah belanja mereka -- sebelum kemarin mereka meng-upgrade-nya menjadi 12,5 pound untuk membeli bek Christopher Samba dari klub Rusia, Anzi Makhachkala. Apakah Remy pantas dengan rekor tersebut? Well, paling tidak ia langsung mencetak gol dalam laga debutnya pada 19 Januari lalu, ketika QPR bermain 1-1 melawan West Ham United.

Lucas Moura adalah satu dari trio Brasil yang belakangan ini paling sering diproyeksikan untuk berkarier di Eropa -- dua lainnya adalah Neymar dan Ganso. Ia gelandang serang dengan berbagai keterampilan, menjadi andalan Sao Paulo dari 2010 sampai akhir tahun lalu.

Pada musim panas lalu, Manchester United dan Inter Milan dilaporkan sangat ingin merekrut Lucas. Namun, mereka seketika "menyerah" ketika Paris St Germain masuk bursa dan menawar dengan harga yang tak mungkin -- dan tak mau -- dilayani oleh MU ataupun Inter.

Transfer senilai 45 juta euro itu dipandang terlalu "lebay" untuk seseorang yang baru 20 tahun dan belum pernah bermain di Eropa. Tapi apapun, begitulah PSG, Lucas sudah bergabung bersama mereka sejak tahun ini, dan telah bermain tiga kali. Walaupun belum menghasilkan gol maupun assist, tapi diperkirakan ia akan menyingkirkan playmaker tim sebelumnya, Javier Pastore.

PSG sendiri telah menambah sensasinya dengan merekrut David Beckham di hari terakhir bursa musim dingin. Biarpun sudah 37 tahun dan dikontrak lima bulan, Beckham adalah Beckham dengan semua reputasi dan daya jualnya.

Sejumlah klub papan atas Inggris sudah mengamati lama Wilfried Zaha sejak pemain ini menembus tim inti Crystal Palace beberapa tahun lalu. Di usia yang baru 20, talentanya dinilai tinggi. Ia punya kecepatan dan kemampuan dribel bola yang bisa mengundang decak kagum.

Hal itu yang membuat Manchester United sampai berani merogoh kocek dalam untuk seorang pemain muda: 15 juta poundsterling. Meski demikian, mereka baru sekadar mengamankan Zaha di bulan ini, karena sampai akhir musim mempersilakan Palace memakai tenaganya, namun dengan status pinjaman.

"Kami senang merekrut pemain-pemain berpotensi. Kami mengembangkan pemain dan itu sudah terbukti berkali-kali. Mudah-mudahan anak ini enjoy di sini," cetus Sir Alex Ferguson tentang perekrutan Zaha tersebut.

Entah senang atau sedih, fans Inter pada akhirnya kehilangan Wesley Sneijder, salah satu pemain kunci mereka saatΒ  meraih treble winners di tahun 2010. Dari hari pertama didatangkan dari Real madrid, gelandang serang Belanda itu langsung penting untuk skuat La Beneamata.

Namun, uang menjadikan hubungan Sneijder-Inter menjadi dramatis. Si pemain tak ingin bayarannya diturunkan, klub marah dan memarkirnya sejak September. Situasinya sudah tidak bagus untuk kedua pihak.

Maka ketika Galatasaray secara kongkret menawar Sneijder, Inter tak punya pilihan lebih baik kecuali menerimanya, dan Sneijder tak punya opsi yang lebih memadai selain menerimanya pula. Win-win solution.

Ketika memutuskan menerima tawaran dari klub China, Shanghai Shenhua, Didier Drogba diprediksi tidak akan betah -- dan lebih bermotifkan uang. Ia memang sudah masuk label pemain "tua", tapi kemampuannya dinilai masih cukup bersaing.

Eksperimen eks bintang Chelsea itu gagal. Walaupun mencetak sembilan gol dari 11 pertandingan, tapi China sepertinya belum menjadi kelas Drogba -- sebagaimana pula rekannya, Nicolas Anelka, yang di paruh kedua musim ini meminta dipinjamkan ke Juventus.

Maka ketika ada kesempatan kembali ke Eropa, Drogba mengambilnya. Meskipun juga ditaksir Juventus dan AC Milan, ia memilih Galatasaray yang sangat antusias memberinya kontrak 18 bulan.

Selesai sudah petualangan Mario Balotelli di Inggris. Pemain nyentrik ini -- baik di dalam maupun luar lapangan, sebagai pesepakbola maupun pribadi, baik ucapan maupun perbuatannya -- akhirnya dilepas juga oleh Manchester City.

Roberto Mancini mungkin lega karena berkurang satu beban dia untuk mengurusi satu pemain selabil Balotelli. Tapi, sebagian fans City maupun Liga Inggris akan merasa kehilangan seorang penghibur -- serta pemain bintang, karena pada dasarnya Balotelli pesepakbola berbakat. "Beban" Mancini itu selanjutnya ada di puncak Massimiliano Allegri.

Kepindahan Balotelli ke Milan merupakan perwujudan mimpinya, karena ia mengaku mengidolakan klub ini sejak kecil. Saking ngefansnya, ia pernah bikin geger tifosi Inter ketika ia tahu-tahu didapati memakai kaus Rossoneri.

(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads