Beckham sejatinya cuma diikat kontrak singkat sepanjang lima bulan ke depan oleh PSG. Tetapi ini tak membuat profesionalitasnya berkurang. Maka demi totalitas, pesepakbola berusia 37 tahun itu langsung berinisiatif untuk mempejari bahasa Prancis.
Selain agar memperlancar komunikasi, khususnya dengan orang-orang di klub barunya, Beckham bukan tak mungkin sekaligus ingin merapikan citra orang Inggris di Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Olok-olok terhadap Barton itu lahir akibat usahanya "bergaya lokal" dalam sebuah wawancara setelah debutnya: Barton menggunakan aksen Prancis kendatipun tetap berbahasa Inggris, membuat kata-kata yang ia lontarkan justru terkesan aneh.
Disebutkan Daily Star yang dikutip NDTV, Beckham saat ini sudah mulai menjalani kursus bahasa Prancis untuk melakukan komunikasi sederhana. Jika sibuk dan tak bisa mengikuti kursus dengan tutornya, ia pun sudah memasang aplikasi kursus bahasa Prancis di gadget iPhone dan iPad-nya.
"Becks tidak sedemikian konyol untuk membuat kesalahan seperti Joey. Ia sudah berusaha keras untuk memastikan bahwa dirinya cukup menguasai bahasa Prancis. Ia ingin segera berbicara kepada para pemain, fans, dan media dengan bahasa Prancis," ujar seorang sumber yang dekat dengan keluarga Beckham.
"Ia juga telah menunjuk seorang tutor di Prancis dan juga memiliki kursus-kursus di peralatan portabelnya," lanjut si sumber.
(krs/rin)











































