Di dalam dua laga terakhirnya, yang juga merupakan laga ujicoba, Italia menuai satu kekalahan dan satu hasil imbang; kalah 1-2 dari Prancis dan seri 1-1 dengan Belanda.
Sementara hasil yang dituai Brasil di dalam dua laga terakhirnya justru merupakan kekalahan; sama-sama dengan skor 1-2 atas Argentina dan Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah kami favorit saat melawan Brasil? Itu tampak berlebihan. Ya, mereka sedang mencari identitas, tapi mereka tak pernah kehilangan semangat," kata pelatih 55 tahun itu di Football Italia, Rabu (20/3) malam waktu Jenewa.
"Mereka punya kualitas luar biasa dan punya gaya sepakbola sendiri. Kami bukan favorit di sini, tapi kami berharap menyulitkan mereka besok. Brasil sedang mencari tim yang tepat untuk Piala Dunia dan sedang alami perubahan generasi. Mereka akan dipersiapkan sebagai tuan rumah," tambahnya.
Mantan pelatih Fiorentina itu juga menggarisbawahi kemampuan ujung tombak tim samba, Neymar, yang disanjungnya sebagai striker modern yang bisa menyulitkan lini belakang meski menyerang sendirian.
"Neymar adalah salah satu striker modern di dunia sepakbola. Dia menggabungkan teknik dan kualitas dengan kemampuan untuk mengubah tempo saat berlari."
"Dia bisa menyerang barisan pertahanan bahkan ketika tanpa ada partner," kata Prandelli.
(krs/nds)











































