Montenegro kini sedang memuncaki klasemen Grup H kualifikasi Piala Dunia 2014 zona UEFA dengan 13 poin hasil dari lima laga. Inggris membayangi dengan 11 poin dari jumlah laga sama.
Dengan fakta itu maka laga ketika Montenegro menjamu Inggris di Stadion Podgorica City, Rabu (27/3/2013) dinihari WIB, niscaya berjalan ketat mengingat ini dapat berimbas ke pucuk klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya membaca pernyataan dari para pemain Inggris tentang lapangan stadion. Sejauh yang saya tahu, pemain Inggris selalu bermain dengan umpan panjang dan saya tidak mengerti kenapa mereka mengeluh tentang ini," sindir Brnovic seperti dikutip Sky Sports.
"(Yang akan kesulitan itu) Kami, dengan Stevan Jovetic dan Mirko Vucinic, atau Inggris? Ini memperkuat fakta bahwa dibandingkan dengan kami, mereka lebih takut dalam menghadapi pertandingan ini. Mereka juga terintimidasi oleh suporter kami dan saya tidak tahu apa alasannya," cetusnya.
Yang menarik, kota Podgorica tempat laga nanti dimainkan juga pernah menjadi saksi ketatnya laga Montenegro kontra Inggris yang berakhir 2-2 pada September 2011 lalu. Hasil saat itu mengantar Inggris ke putaran final Piala Eropa 2012, kendati juga diwarnai dengan dikartumerahnya Wayne Rooney di pertengahan babak kedua.
"Sejauh yang saya tahu Rooney-lah yang mengasari pemain kami, bukan sebaliknya, dan saya tahu baik Jovetic dan Vucinic selalu menerima perlakuan kasar tapi tak pernah mengeluh," komentar Brnovic mengenai kejadian tahun 2011 tersebut.
"Saya bisa berkata legenda-legenda Inggris dan juga para wartawan mereka akan mencoba untuk mencari alasan-alasan untuk apa yang terjadi besok. Semuanya terlihat mengganggu bagi mereka," cibirnya.
(/)











































