Jerman dua kali mengalahkan Kazakhstan dengan mengusung taktik tanpa menggunakan striker. Setelah menang 3-0 di Astana, Die Mannschaaft membekap negeri di Asia Tengah itu 4-1.
Pada laga-laga tersebut, Loew tidak menggunakan striker dalam taknik bermain Jerman. Goetze ditugaskan sebagai pemain tengah yang seolah-olah berperan sebagai penyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski puas dengan taktik ini, Loew mengisyaratkan tidak akan setia dengan false nine karena striker murni masih penting. "Goetze mencetak dua gol dalam dua pertandingan ini dan punya kombinasi bagus."
"Saya tidak bilang 'akan menghilangkan para striker' tapi ketika ruang permainan sempit, dengan 10 orang di belakang, maka hal bagus memiliki para pemain seperti dia," lanjut Loew di Reuters.
Satu hal yang menonjol dalam laga di Frankenstadion tadi adalah kesalahan Neuer. Setelah menerima operan Per Mertesacker, kiper nomor satu Bayern Munich itu gagal mengontrol bola dan berakibat gol balasan Kazakhstan di awal babak pertama.
Walhasil, Neuer mendapat sorakan dari pendukung sendiri akibat blundernya itu. Namun, Loew pasang badan.
"Apa yang tidak saya suka adalah penonton menyiuli Manuel Neuer setelah kesalahannya. Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia dan cuma membuat sebuah kesalahan," bela Loew.
(rin/mfi)











































