Tak ada kekecewaan berlebih dari kapten timnas Inggris, Steven Gerrard, setelah timnya diimbangi Montenegro. Gerrard menilai permainan buruk The Three Lions di babak kedua tak pantas diganjar dengan tiga poin.
Dijamu Montenegro di Podgorica City Stadium, Rabu (27/3/2013) dinihari WIB, Inggris memang dominan di paruh pertama. Mereka menciptakan banyak peluang, tapi hanya bisa menceploskan sebiji gol lewat Wayne Rooney.
Di babak kedua, giliran tim tuan rumah yang mengambil alih kendali permainan. Mereka terus-menerus menggempur pertahanan Inggris dan akhirnya mendapatkan gol penyama melalui sontekan Dejan Damjanovic. Hasil imbang 1-1 harus diterima kedua tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama halnya juga dengan Gerrard yang menganggap Inggris tak pantas jika akhirnya mampu meraih tiga poin karena mereka "tertidur" di awal-awal babak kedua dan tak mampu mencetak gol. Pemain asal Liverpool itu menilai Montenegro berhak mendapat gol penyama kedudukan itu.
"Kami "berhenti bermain" sekitar 20-30 usai jeda dan Anda tidak bisa lakukan itu ketika bermain tandang. Kami tidak lagi bisa mengoper bola dan itu membuat kami kehilangan kontrol. Saya pikir mereka (Montenegro) pantas mendapat gol penyama kedudukan itu," tutur Gerrard di Soccernet.
"Pemain kami banyak yang berpengalaman dan kami memperlihatkan itu di babak pertama - kami mengontrol permainan," lanjutnya.
"Tapi masalahnya adalah skor 1-0 itu cukup rentan -- Anda harus bisa mencetak gol kedua untuk benar-benar mengontrol laga dan kami tidak melakukan itu. Mereka mengendalikan permainan di babak kedua -- sampai 10 menit terakhir dan mereka pantas meraih hasil imbang ini."
(mrp/nds)











































