Rivaldo Ingin Kembali Bela Selecao
Senin, 11 Okt 2004 10:45 WIB
Jakarta - Lama tak membela timnas Brasil membuat pemain tengah Olimpiakos, Rivaldo, merasa rindu. Ia berharap pelatih Selecao Carlos Alberto Pereira memanggilnya kembali. Rivaldo sudah tak bermain di timnas Brasil sejak Piala Dunia 2002 berakhir. Memang, setelah mengantar Brasil memenangkan gelar dunia kelima itu ia sempat mengalami masa-masa buruk dalam karirnya. Sering dibangkucadangkan membuat Rivaldo memilih memutus kontraknya dengan klubnya AC Milan November tahun 2003. Namun di saat bersamaan, tak satu ada klub pun yang menarik minatnya. Ketika kemudian ia memilih pulang kampung untuk membela Cruzeiro, pilihannya ternyata tak tepat. Disana, ia merasa tak bahagia dan memilih untuk menjadi free agent setelah hanya bermain sebanyak 11 kali. Akibat deretan "kekacauan" ini, Rivaldo terlupakan dari timnas. Namun setelah enam bulan tanpa kepastian, ia memilih balik ke Eropa dan membela klub juara Liga Yunani Olimpiakos. Disini ia tampaknya mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya kembali. Merasa yakin memenuhi syarat untuk membela Selecao, Rivaldo pun berharap Pereira meliriknya kembali. "Saya pernah tak bermain selama enam bulan. Hal itu merupakan sesuatu yang buruk buat pemain manapun." "Namun semuanya telah berakhir. Namun saat ini saya bermain sangatlah baik. Saya ingin Parreira memberi saya kesempatan. Siapa tahu saya bisa masuk ke skuad menuju Piala Dunia 2006," kata pria berusia 32 tahun ini kepada stasiun televisi O Globo seperti dikutip AFP, Senin (11/10/2004). "Saya percaya pada diri saya dan saya tahu apa yang Parreira inginkan. Saya yakin momen kembali saya akan segera datang ," tambah mantan pemain Barcelona, Deportivo La Coruna dan Milan itu.Kesempatan untuk kembali pun tampaknya masih terbuka lebar buat pemain terbaik FIFA tahun 1999 itu. Pelatih Pereira sendiri mengungkapkan kalau dirinya senang mendengar Rivaldo masih berhasrat untuk membela Brasil. Namun ia mengingatkan, jika ingin terpilih masuk timnas Rivaldo harus terus meningkatkan performanya. "Saya senang mendengar dia (Rivaldo) berkata demikian. Itu berarti semangatnya untuk membela Brasil belum mati. Namun jika dia ingin kembali ke timnas, dia perlu meningkatkan performa fisik dan teknisnya. Jika bisa mempertahankan itu, maka dia bisa kembali," kata pelatih yang telah membawa Brasil juara dunia sebanyak dua kali itu. (mel/)











































