Pada tanggal 28 Maret, CAF telah mencabut larangan Libya menjadi tuan rumah laga sepakbola. Sebelumnya, CAF menjatuhkan sanski tersebut menyusul gejolak perang sipil di Libya. Menyusul pencabutan sanksi dari CAF tersebut, FIFA pun kini melakukan langkah serupa, sebagaimana diwartakan oleh Reuters.
"FIFA telah memutuskan untuk mengizinkan kembali digelarnya pertandingan di Libya, oleh karena itu dua kualifikasi (Piala Dunia) pada bulan Juni akan dimainkan di Tripoli dan di Benghazi. Kami sudah menyelaraskan keputusan dengan keputusan CAF," jelas FIFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin FIFA sudah menginformasikan kami bahwa sanksi terhadap stadion-stadion sudah dicabut," ujar Presiden Federasi Sepakbola Libya Anwar al-Tashani mengonfirmasi.
Sebelum larangan itu dicabut, dalam 24 bulan terakhir Libya harus memainkan pertandingan kandang kualifikasi Piala Dunia dan kualifikasi Piala Afrika di Mali, Mesir, dan Tunisa.
Pun begitu, dari di tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2014 sejauh ini, 'Ksatria Mediterania' masih tidak terkalahkan, dengan raihan lima poin hasil dari satu kemenangan dan dua hasil imbang, untuk duduk di posisi dua klasemen grupnya.
(krs/mrp)










































