Kejadian mengerikan dialami para pemain klub divisi dua Argentina, Huracan. Ketika sedang berada di dressing room markas klubnya, ratusan orang mengintimidasi dan merampok mereka.
Penyerangan itu terjadi hari Kamis (18/4) kemarin waktu setempat, atau sehari setelah Huracan dikalahkan klub divisi satu Godoy Cruz dan tersingkir dari Copa Argentina.
Diceritakan pelatih Jose Maria Llop, setelah timnya berlatih dan para pemain berada di ruang ganti untuk mandi dan bersih-bersih, ratusan orang yang mengenakan penutup muka masuk dan mengacung-acungkan balok (kayu).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sewaktu mereka pergi, mobil pelatih fisik kami, dan beberapa staf lain, digores dan digembosi bannya. Ada sekitar delapan mobil. Mereka juga mengambil uang dari para pemain.
Dikonfirmasi presiden klub, Alejandro Nadur, jumlah "hooligan" penyerang itu sekitar 150 orang.
Huracan saat ini ada di peringkat kedelapan di klasemen Primera B Nacional. Mereka terpaut 20 angka dari pimpinan kompetisi, Rosario Central.
(a2s/nds)










































