Lineker Sebut Gaya Main Inggris Kuno

Lineker Sebut Gaya Main Inggris Kuno

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Kamis, 30 Mei 2013 08:08 WIB
Lineker Sebut Gaya Main Inggris Kuno
The FA via Getty Images/Tony Marshall
London -

Roy Hodgson boleh puas dengan hasil 1-1 melawan Republik Irlandia, tapi tidak demikian dengan Gary Lineker. Eks bomber The Three Lions itu menyebut gaya main Inggris kuno.

Pada laga yang dihelat di Wembley, Kamis (30/5/2013) dinihari WIB, Inggris tertinggal lebih dulu lewat gol Shane Long di menit ke-13. Barulah sepuluh menit kemudian Frank Lampard menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Inggris unggul dalam penguasaan bola dan lebih banyak mencatat shots on target dalam pertandingan tersebut. Namun, sejumlah peluang mereka digagalkan oleh kiper Republik Irlandia, David Forde.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Lineker tidak puas dengan gaya main timnas negaranya yang disebutnya begitu monoton.

"Saya tidak suka dengan sistem permainan Inggris," ujarnya seperti dilansir Guardian.

"Mereka sangat mudah dibaca. Brasil pasti bakal menghancurkan kita, jika kita bermain seperti ini. Begitu mudah diprediksi dan kuno."

Lineker juga menyebut bahwa Inggris sudah mundur ke zaman kegelapan, di mana mereka masih bermain dengan dua garis dengan empat pemain sejajar.

"Ini bukan saatnya bermain dengan satu garis sejajar. Ini sudah saatnya bermain dengan koordinasi antar-lini. Kedalaman bisa memberikan fleksibilitas, passing bisa memberikan alternatif, dan juga kreativitas."

Hodgson sendiri menyanggah anggapan bahwa dirinya memainkan formasi 4-4-2 standar. Menurutnya, dia memainkan formasi 4-2-3-1 persis seperti yang diterapkan oleh Borussia Dortmund.

(roz/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads