Alvaro Morata jadi salah satu pemain yang mencuat di Piala Eropa U-21 kali ini. Bersama rekan satu timnya, David De Gea, dia menorehkan sebuah catatan bagus.
Morata memang tidak selalu jadi pilihan utama Julen Lopetegui. Sang pelatih kerap memainkan Rodrigo sebagai penyerang dalam starting XI Spanyol, membuat Morata acap kali memulai laga dari bangku cadangan.
Kendati demikian, tiap kali diturunkan Morata tidak pernah mengecewakan. Malah, dia kerap jadi pemecah kebuntuan Spanyol yang biasa bermain mendominasi, melepaskan banyak tembakan, tapi relatif buruk dalam melakukan finishing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada laga terakhir menghadapi Belanda, Morata dipasang sebagai starter. Dia lantas jadi bagian penting dari kemenangan Spanyol. Penyerang Real Madrid itu mencetak satu gol dan berperan dalam terciptanya gol ketiga Spanyol.
Terakhir, pada pertandingan melawan Norwegia di semifinal, Morata menyumbang satu gol dan satu assist --untuk terciptanya gol kedua yang dilesakkan Isco.
Dengan demikian, Morata selalu sukses mencetak gol dalam empat pertandingan yang dilakoni Spanyol. Dia juga memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara dengan 4 gol.
Di sisi lain, gawang Spanyol juga belum kebobolan. De Gea, yang mengawal gawang La Rojita sejak fase grup, belum pernah memungut bola sekalipun dari gawangnya.
Kiper Manchester United itu relatif tidak bekerja keras dalam laga melawan Norwegia. Namun, pada laga terakhir di grup, dia melakukan 6 saves dari 10 tembakan yang dimiliki Belanda. Demikian catatan yang dilansir Soccernet.
(roz/krs)











































