Terlepas dari aksi protes dan demonstrasi yang terus membayangi gelaran Piala Konfederasi tahun ini, di atas lapangan terjadi banyak laga seru dengan aksi-kasi memikat dilakukan oleh para pemain.
Jadi sorotan karena kepindahannya ke Barcelona, Neymar membayar itu semua dengan aksi-aksi dindividunya dan empat gol dari lima pertandingan yang dijalani. Tak cuma bikin gol, aksi Neymar merobek jala gawang lawan-lawan Brasil mayoritas dilakukan dengan berkelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut beberapa gol terbaik sepanjang Piala Konfederasi 2013
Neymar (Brasil vs Jepang)
|
Getty Images
|
Laga baru berjalan tiga menit Neymar langsung mencatatkan namanya di papan skor, dan dia melakukannya dengan bergaya. Mendapat umpan yang dilepaskan rekannya di muka kotak penalti, Neymar melepaskan tendangan keras yang mengarah di sisi dalam jala gawang Jepang.
Bola mengarah ke sana dalam kecepatan tinggi dan dalam posisi berputar, yang membuat kiper tak mampu beraksi cepat menghalaunya. Dari tribun, penonton bersorak kegirangan, pun begitu dengan Luiz Felipe Scolari yang bersorak sorai bersama pemain dan staff Brasil.
Jonathan Tehau (Tahiti vs Nigeria)
|
Getty Images
|
Berdiri di tiang jauh dan berada di sudut yang sempit, Tehau berhasil memenangi duel udada dengan beberapa pemain Nigeria. Bola yang dibelokkan dengan kepala membentur tanah dan tak mampu dihalau seorang bek Nigeria yang berdiri di bawah mistar.
Gol tersebut langsung menggelorakan sekitar 20.000 penonton yang sepanjang pertandingan disuguhi dominasi 'Elang Super'. Menjadi tim paling lemah, dengan populasi negaranya hanya 277.000 orang, Tahiti justru dapat dukungan dari banyak fans.
Jo (Brasil vs Meksiko)
|
Getty Images
|
Meski pencetaknya adalah Jo, kontribusi besar datang dari Neymar. Menusuk dari sisi kiri, pemain anyar Barcelona itu menyelinap di antara dua bek Meksiko untuk bisa menerobos masuk ke dalam kotak penalti. Dia kemudian menghindar dari sergapan pemain Meksiko lainnya yang datang dan dilanjutkan dengan melepas umpan ke arah tiang jauh.
Jo yang dapat umpan tersebut tanpa kesulitan menceploskan bola ke dalam gawang. Terlebih kiper Meksiko sudah mati langkah lantaran terpaku pada pergerakan Neymar.
Jordi Alba (Spanyol vs Nigeria)
|
Getty Images
|
Mendapat bola di sisi kiri pertahanan Nigeria, Alba menusuk masuk ke kotak penalti lawan. Di sana dia berulang kali memindahkan bola dari kaki kanan ke kaki kiri, lalu kembali ke kaki kanan untuk memperdaya lima sampai enam pemain lawan. Setelah semua berhasil dilewati tanpa kehilangan bola, wing back Barcelona itu menuntaskannya dengan sontekan mendatar ke tiang dekat.
Alba mencetak gol lagi jelang pertandingan berakhir. Ditambah satu gol lainnya dari Fernando Torres, La Furia Roja menang 3-0 atas Nigeria.
Neymar (Brasil vs Meksiko)
|
Getty Images
|
Berdiri tanpa kawalan untuk menyongsong bola lambung, Neymar melepaskan tendangan voli first time dengan kaki kirinya. Bola yang mengarah ke sisi kanan bawah gawang tak sampai digapai kiper.
Andrea Pirlo (Italia vs Meksiko)
|
Getty Images
|
Berdiri beberapa meter di luar kotak penalti, bola yang dia sepak melayang melewati pagar hidup, sedikit berbelok ke arah kiri dan menghujam ke gawang tanpa bisa dihalau kiper. Gol tersebut menjadi gol pembuka kemenangan 2-1 Gli Azzurri.
Selain 100 caps dan gol tendangan bebas yang indah, Pirlo (34 tahun dan 38 hari) kini juga tercatat sebagai pemain tertua kedua yang mencetak gol di Piala Konfederasi setelah Lothar Matthaus (38 tahun dan 129 hari).
Luis Suarez (Italia vs Uruguay)
|
Getty Images
|
Suarez mengeksekusi tendangan bebas dalam jarak yang nyaris sama dengan Pirlo. Arah dan lengkung bola hasil tendangannya juga terbilang mirip. Si kulit bundar melayang melintasi pagar hidup dan mengarah ke sisi kanan gawang, sementara Iker Casillas yang sudah terbang dan merentangkan tangannya demi menjangkau bola tak bisa berbuat apa-apa.
Β
Neymar (Brasil vs Spanyol)
|
Getty Images
|
Melakukan kerjasama satu-dua dengan Oscar di muka kotak penalti, Neymar melepaskan tendangan bertenaga dengan kaki kirinya. Bola melesat ke arah Casillas, namun kiper Spanyol itu tak mampu menghentikannya.
Halaman 2 dari 9











































