Dalam tiga tahun terakhir ini pasca tersingkir di perempatfinal Piala Dunia 2010, performa Brasil cenderung menurun dan diawali dari kegagalan mempertahankan titel Copa America.
Lalu berlanjut dengan kekalahan dari Meksiko di final Olimpiade 2012 yang berujung dengan dipecatnya Mano Menezes. Lalu penampilan buruk di laga ujicoba membuat mereka terlempar ke peringkat ke-22 FIFA -- raihan terburuk sepanjang sejarah Selecao --.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu per satu lawan dibekuk dari fase grup (Jepang, Meksiko dan Italia), lalu Uruguay dan terakhir di final, Spanyol yang mendominasi sepakbola sejak tahun 2008, dihajar dengan skor 3-0.
Kemenangan atas Spanyol ini jelas membangkitkan kepercayaan diri para pemain 'Tim Samba' dan di atas itu semua, Neymar dkk bisa menjawab segala keraguan yang menyelimuti persiapan juara dunia lima kali itu menuju pesta sepakbola musim panas 2014.
"Brasil sudah memperlihatkan kepada dunia bahwa timnas mereka sudah bangkit. Kami memperlihatkan bahwa kami pantas dihormati karena kemenangan yang hebat ini dari tim terbaik dunia," seru Neymar seperti dilansir BBC.
"Kami tidak bertahan -- kami berlari dan terus berlari. Kami bermain dengan sangat kuat dari awal hingga akhir. Itu menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat," sambung pemain yang akan memperkuat Barcelona musim depan itu.
(mrp/nds)











































