Hiddink mulai menangani Anzhi pada 17 Februari lalu. Musim lalu pria Belanda itu mengantar klub Rusia tersebut finis di posisi tiga Liga Primer Rusia yang merupakan posisi tertinggi sepanjang sejarah Anzhi. Hiddink juga membawa Anzhi ke final Piala Rusia.
Pada 11 Juni lalu pria yang punya rekam jejak panjang melatih klub, termasuk Real Madrid dan Chelsea serta timnas Belanda, Korea Selatan, Rusia, dan Turki, menandatangani kontrak baru bersama Anzhi dengan durasi satu tahun. Namun, baru dua laga menangani Anzhi Liga Primer Rusia 2013/14, Hiddink malah mundur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Klub berterima kasih kepada Guus Hiddink atas kontribusi signifikannya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan," lanjut pernyataan tersebut.
Rene Meulensteen, yang pernah menjadi bagian dari staf pelatih Sir Alex Ferguson di Manchester United, telah diumumkan sebagai pelatih baru Anzhi untuk menggantikan Hiddink.
"Keputusan ini tak mudah buat saya, tapi saya selalu mengatakan bahwa misi saya dengan Anzhi akan selesai ketika klub mampu berkembang dan tumbuh sendiri tanpa partisipasi saya," ungkap Hiddink.
"Kini waktunya sudah tiba. Saya percaya klub memiliki masa depan bagus dan saya lega telah menjadi bagian dari proyek berskala besar ini," lanjutnya.
Pengumuman mundur Hiddink yang cukup mendadak ini sudah memicu spekulasi bahwa ia akan segera menuju ke Barca, yang kini sedang mencari pelatih baru seiring dengan mundurnya Tito Vilanova, Jumat (19/7) lalu.
(krs/din)











































