Dari Bale Sampai Kaka: Mereka yang Mungkin Debut Pekan Ini

Dari Bale Sampai Kaka: Mereka yang Mungkin Debut Pekan Ini

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Kamis, 12 Sep 2013 14:40 WIB
Dari Bale Sampai Kaka: Mereka yang Mungkin Debut Pekan Ini
Getty Images
Jakarta - Laga-laga internasional sudah lewat, saatnya kembali ke liga-liga. Siapa yang sudah tak sabar menantikan debut Gareth Bale, Mesut Oezil, hingga Kaka di klub baru masing-masing?

Kaka memang tidak baru-baru juga di AC Milan. Toh, bersama Rossoneri juga beberapa musim silam namanya melambung. Kini setelah menghabiskan tahun-tahun yang tidak istimewa di Real Madrid, Kaka kembali ke Milan.

Bagaimana pula dengan Bale? Setelah meraih predikat pemain termahal dunia, menjabat pemain termahal dunia sebelumnya, Cristiano Ronaldo, dan melakoni sesi latihan pertamanya, Bale tinggal menunggu debutnya bersama Real Madrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jangan lupakan juga Mesut Oezil, pemain termahal sepanjang sejarah Arsenal, dan juga Marouane Fellaini, gelandang tengah yang disebut-sebut sangat dibutuhkan Manchester United.

Ada juga Samuel Eto'o, yang menjadi akhir pencarian Jose Mourinho akan seorang penyerang di bursa transfer musim panas lalu.

1. Gareth Bale

Dengan label 100 juta euro, Bale memang jadi sorotan. Dia kini adalah pemain termahal di dunia, kendati label itu sendiri menghadirkan pro dan kontra.

Dengan harga sedemikian mahal, Bale belum pernah memenangi trofi apa-apa. Berbeda dengan Cristiano Ronaldo, yang ketika dibeli dengan harga 80 juta poundsterling dari Manchester United sudah memenangi berbagai trofi dan sudah pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik lewat Ballon d'Or.

Bale kini satu klub dengan pemain termahal dunia sebelumnya, Cristiano Ronaldo. Secara kasat mata, adanya Bale dan Ronaldo hanya akan membuat Madrid tambah kuat. Apalagi jika mengingat penampilan eksplosif Bale bersama Tottenham Hotspur musim kemarin.

Namun, sepakbola bukan hanya yang terlihat di mata saja. Ada banyak pertanyaan yang mengitari pembelian Bale. Salah satunya: bakal dimainkan di mana?

Jika melihat kecepatan dan kemampuan Bale dalam menggiring bola, jelas gelandang asal Wales itu kemungkinan besar akan tetap dimainkan di sisi sayap. Namun, siapa tahu Carlo Ancelotti punya ide lain.

Bale pulang dari laga internasional dengan cedera ringan. Tapi mengingat dia bisa berlatih, ada kemungkinan juga dia bisa dimainkan kala Madrid bertandang ke markas Villarreal, Minggu (15/9/2013) dinihari WIB.

2. Kaka

Ketika Kaka menolak sejumlah uang dengan jumlah luar biasa dari Manchester City beberapa musim silam, dia disebut telah menyelamatkan sepakbola. Kaka menolak City untuk tetap bertahan di Madrid, kendati dia bukanlah pilihan utama untuk dijadikan starter.

Kedatangan Carlo Ancelotti, yang sempat melatihnya di AC Milan, sempat menimbulkan harapan. Namun, beberapa hari sebelum bursa transfer ditutup, Kaka mengutarakan niatnya untuk hengkang. Dia pun kembali ke Milan dengan gratis.

Oleh Rossoneri, Kaka diberi nomor 22, nomor punggung yang juga dipakainya dulu. Massimiliano Allegri menyebut, kehadirannya menambah kepercayaan diri tim.

"Kaka punya kualitas hebat, dia adalah seorang juara, dan kehadirannya membuat kepercayaan diri seluruh skuat meningkat," kata sang allenatore.

Kendati demikian, eks gelandang Milan, Gennaro Gattuso, mengingatkan para Milanisti untuk bersabar. Dia menilai bahwa Kaka akan membutuhkan sedikit waktu untuk bisa kembali ke performa terbaiknya.

Kaka sudah dimainkan Allegri dalam sebuah laga ujicoba kecil beberapa hari lalu. Dalam laga itu dia menyumbang dua assist.

Layak untuk ditunggu apakah Kaka, yang kini berusia 31 tahun, akan dimainkan kala Milan bertandang melawan Torino, Minggu (15/9) dinihari WIB.

3. Marouane Fellaini

"Fellaini punya beberapa kualitas yang berbeda. Dia seorang sepakbola yang hebat yang punya teknik yang bagus. Dia punya kemampuan untuk mencetak banyak gol dan bermain di beberapa posisi yang berbeda di lini tengah," kata David Moyes.

Manajer Manchester United itu meyakini bahwa Fellaini adalah pemain tengah yang memang dibutuhkan oleh timnya.

Fellaini memang punya karakter berbeda dibandingkan dengan Michael Carrick dan Tom Cleverley, dua gelandang tengah utama 'Setan Merah' saat ini. Fellaini lebih mengandalkan fisik dibandingkan kedua pemain tersebut dan dinilai bakal memberikan tenaga pada lini tengah United yang dinilai lesu.

Di mana Fellaini akan dimainkan? Kendati bisa dimainkan di belakang penyerang, Moyes diperkirakan akan memainkannya sebagai box-to-box midfielder mendampingi Carrick.

Andai kata United kesulitan untuk mencetak gol, Fellaini juga bisa dimanfaatkan. Tingginya yang menjulang 194 cm memungkinkan umpan-umpan silam dikirim kepadanya. Ini juga kerap diterapkan oleh Everton dulu.

Kemungkinan Fellaini langsung dimainkan melawan Crystal Palace di Old Trafford, Sabtu (14/9), diprediksi cukup besar.

4. Mesut Oezil

Para penggemar Arsenal bersorak ketika Oezil resmi menjadi pemain tim mereka di hari terakhir bursa transfer musim panas. Kegagalan membeli Luis Suarez, Gonzalo Higuain, hingga Luiz Gustavo Dias seperti terbayar.

Beberapa kritik menilai bahwa Oezil bukanlah pemain yang dibutuhkan Arsenal, mengingat mereka sudah punya tipe playmaker dalam diri Santi Cazorla ataupun Jack Wilshere. The Gunners disebut lebih membutuhkan gelandang bertahan semodel Luiz Gustavo.

Namun, tetap saja kedatangan Oezil memberi nilai positif. Gelandang asal Jerman itu disebut Jose Mourinho sebagai 'Nomor 10 Terbaik di Dunia'. Jika Mourinho sudah berbicara demikian, jelas ada sesuatu yang bisa diharapkan dari Oezil.

Oezil kerap dinilai sebagai match-winner dan punya jumlah assist yang bikin siapapun bertepuk tangan. Berbeda dengan Xavi Hernandez yang kerap sabar membagi bola ke segala penjuru di lini tengah, Oezil kerap beroperasi di final-third. Jika bola diberikan kepadanya, dia tidak akan membuang waktu untuk langsung memberikannya ke dalam kotak penalti.

Kemungkinan Arsene Wenger untuk memainkannya dalam laga melawan Sunderland di Stadium of Light, Sabtu (14/9), diprediksi cukup besar.

5. Samuel Eto'o

Setelah memburu Wayne Rooney sepanjang musim panas, Jose Mourinho akhirnya harus menerima kenyataan bahwa pendukung Manchester United masih dengan sukacita meneriakkan nama bomber asal Inggris itu.

"Ini pasti salah satu klub yang paling spesial di dunia. Sebab, jika ada seorang pemain ingin pindah, biasanya para fans tidak akan pernah menyanjung namanya," ucap Mourinho usai bermain imbang di Old Trafford.

Rooney kemudian berterimakasih kepada fans dan selesai sudah kabar dirinya bakal bergabung dengan Chelsea. Mourinho akhirnya berpaling dan membeli Samuel Eto'o dari Anzhi Makhachkala.

Eto'o menandatangani kontrak satu tahun dan rela gajinya dipotong untuk bermain bersama Chelsea. Dia akhirnya berjumpa lagi denga Mourinho --orang yang pernah melatihnya di Inter Milan.

Ada anggapan mengapa Mourinho dulu mengincar Rooney. Dengan work-rate yang tinggi, Rooney juga kerap turun ke belakang atau lini tengah, atau bahkan membantu pertahanan. Hal seperti inilah yang biasanya diinginkan Mourinho dari penyerangnya.

Eto'o, yang sudah pernah bekerja dengan Mourinho, dinilai paham dengan kemauan manajer asal Portugal tersebut.

Kendati sudah berusia 32 tahun, Eto'o juga diharapkan masih mampu menunjukkan ketajamannya. Apakah dia akan dimainkan ketika Chelsea tandang ke markas Everton, Sabtu (14/9) ini? Kita nantikan saja.
Halaman 2 dari 6
Dengan label 100 juta euro, Bale memang jadi sorotan. Dia kini adalah pemain termahal di dunia, kendati label itu sendiri menghadirkan pro dan kontra.

Dengan harga sedemikian mahal, Bale belum pernah memenangi trofi apa-apa. Berbeda dengan Cristiano Ronaldo, yang ketika dibeli dengan harga 80 juta poundsterling dari Manchester United sudah memenangi berbagai trofi dan sudah pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik lewat Ballon d'Or.

Bale kini satu klub dengan pemain termahal dunia sebelumnya, Cristiano Ronaldo. Secara kasat mata, adanya Bale dan Ronaldo hanya akan membuat Madrid tambah kuat. Apalagi jika mengingat penampilan eksplosif Bale bersama Tottenham Hotspur musim kemarin.

Namun, sepakbola bukan hanya yang terlihat di mata saja. Ada banyak pertanyaan yang mengitari pembelian Bale. Salah satunya: bakal dimainkan di mana?

Jika melihat kecepatan dan kemampuan Bale dalam menggiring bola, jelas gelandang asal Wales itu kemungkinan besar akan tetap dimainkan di sisi sayap. Namun, siapa tahu Carlo Ancelotti punya ide lain.

Bale pulang dari laga internasional dengan cedera ringan. Tapi mengingat dia bisa berlatih, ada kemungkinan juga dia bisa dimainkan kala Madrid bertandang ke markas Villarreal, Minggu (15/9/2013) dinihari WIB.

Ketika Kaka menolak sejumlah uang dengan jumlah luar biasa dari Manchester City beberapa musim silam, dia disebut telah menyelamatkan sepakbola. Kaka menolak City untuk tetap bertahan di Madrid, kendati dia bukanlah pilihan utama untuk dijadikan starter.

Kedatangan Carlo Ancelotti, yang sempat melatihnya di AC Milan, sempat menimbulkan harapan. Namun, beberapa hari sebelum bursa transfer ditutup, Kaka mengutarakan niatnya untuk hengkang. Dia pun kembali ke Milan dengan gratis.

Oleh Rossoneri, Kaka diberi nomor 22, nomor punggung yang juga dipakainya dulu. Massimiliano Allegri menyebut, kehadirannya menambah kepercayaan diri tim.

"Kaka punya kualitas hebat, dia adalah seorang juara, dan kehadirannya membuat kepercayaan diri seluruh skuat meningkat," kata sang allenatore.

Kendati demikian, eks gelandang Milan, Gennaro Gattuso, mengingatkan para Milanisti untuk bersabar. Dia menilai bahwa Kaka akan membutuhkan sedikit waktu untuk bisa kembali ke performa terbaiknya.

Kaka sudah dimainkan Allegri dalam sebuah laga ujicoba kecil beberapa hari lalu. Dalam laga itu dia menyumbang dua assist.

Layak untuk ditunggu apakah Kaka, yang kini berusia 31 tahun, akan dimainkan kala Milan bertandang melawan Torino, Minggu (15/9) dinihari WIB.

"Fellaini punya beberapa kualitas yang berbeda. Dia seorang sepakbola yang hebat yang punya teknik yang bagus. Dia punya kemampuan untuk mencetak banyak gol dan bermain di beberapa posisi yang berbeda di lini tengah," kata David Moyes.

Manajer Manchester United itu meyakini bahwa Fellaini adalah pemain tengah yang memang dibutuhkan oleh timnya.

Fellaini memang punya karakter berbeda dibandingkan dengan Michael Carrick dan Tom Cleverley, dua gelandang tengah utama 'Setan Merah' saat ini. Fellaini lebih mengandalkan fisik dibandingkan kedua pemain tersebut dan dinilai bakal memberikan tenaga pada lini tengah United yang dinilai lesu.

Di mana Fellaini akan dimainkan? Kendati bisa dimainkan di belakang penyerang, Moyes diperkirakan akan memainkannya sebagai box-to-box midfielder mendampingi Carrick.

Andai kata United kesulitan untuk mencetak gol, Fellaini juga bisa dimanfaatkan. Tingginya yang menjulang 194 cm memungkinkan umpan-umpan silam dikirim kepadanya. Ini juga kerap diterapkan oleh Everton dulu.

Kemungkinan Fellaini langsung dimainkan melawan Crystal Palace di Old Trafford, Sabtu (14/9), diprediksi cukup besar.

Para penggemar Arsenal bersorak ketika Oezil resmi menjadi pemain tim mereka di hari terakhir bursa transfer musim panas. Kegagalan membeli Luis Suarez, Gonzalo Higuain, hingga Luiz Gustavo Dias seperti terbayar.

Beberapa kritik menilai bahwa Oezil bukanlah pemain yang dibutuhkan Arsenal, mengingat mereka sudah punya tipe playmaker dalam diri Santi Cazorla ataupun Jack Wilshere. The Gunners disebut lebih membutuhkan gelandang bertahan semodel Luiz Gustavo.

Namun, tetap saja kedatangan Oezil memberi nilai positif. Gelandang asal Jerman itu disebut Jose Mourinho sebagai 'Nomor 10 Terbaik di Dunia'. Jika Mourinho sudah berbicara demikian, jelas ada sesuatu yang bisa diharapkan dari Oezil.

Oezil kerap dinilai sebagai match-winner dan punya jumlah assist yang bikin siapapun bertepuk tangan. Berbeda dengan Xavi Hernandez yang kerap sabar membagi bola ke segala penjuru di lini tengah, Oezil kerap beroperasi di final-third. Jika bola diberikan kepadanya, dia tidak akan membuang waktu untuk langsung memberikannya ke dalam kotak penalti.

Kemungkinan Arsene Wenger untuk memainkannya dalam laga melawan Sunderland di Stadium of Light, Sabtu (14/9), diprediksi cukup besar.

Setelah memburu Wayne Rooney sepanjang musim panas, Jose Mourinho akhirnya harus menerima kenyataan bahwa pendukung Manchester United masih dengan sukacita meneriakkan nama bomber asal Inggris itu.

"Ini pasti salah satu klub yang paling spesial di dunia. Sebab, jika ada seorang pemain ingin pindah, biasanya para fans tidak akan pernah menyanjung namanya," ucap Mourinho usai bermain imbang di Old Trafford.

Rooney kemudian berterimakasih kepada fans dan selesai sudah kabar dirinya bakal bergabung dengan Chelsea. Mourinho akhirnya berpaling dan membeli Samuel Eto'o dari Anzhi Makhachkala.

Eto'o menandatangani kontrak satu tahun dan rela gajinya dipotong untuk bermain bersama Chelsea. Dia akhirnya berjumpa lagi denga Mourinho --orang yang pernah melatihnya di Inter Milan.

Ada anggapan mengapa Mourinho dulu mengincar Rooney. Dengan work-rate yang tinggi, Rooney juga kerap turun ke belakang atau lini tengah, atau bahkan membantu pertahanan. Hal seperti inilah yang biasanya diinginkan Mourinho dari penyerangnya.

Eto'o, yang sudah pernah bekerja dengan Mourinho, dinilai paham dengan kemauan manajer asal Portugal tersebut.

Kendati sudah berusia 32 tahun, Eto'o juga diharapkan masih mampu menunjukkan ketajamannya. Apakah dia akan dimainkan ketika Chelsea tandang ke markas Everton, Sabtu (14/9) ini? Kita nantikan saja.

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads