Kedatangan Cantona ke Old Trafford pada tahun 1992 menjadi salah satu faktor keberhasilan 'Setan Merah' menggondol gelar Liga Primer di akhir musim, sekaligus menjadi fondasi dari keberhasilan MU mendominasi liga di musim-musim berikutnya.
Menurut mantan pelatih timnas Prancis Raymond Domenech, peran semacam itulah yang kini tengah dilakoni oleh Ibra di PSG. Sejak bergabung dengan klub Paris itu musim panas lalu, penyerang Swedia berusia 31 tahun tersebut langsung jadi topskorer dan turut membantu PSG kembali menjuarai Ligue 1 sejak 1994.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang menjadi masalah adalah tahu bagaimana caranya bermain di tim yang sama dengan Zlatan, yang buat saya bukanlah seorang penyerang tengah maupun gelandang. Ia adalah pembuat assist dan gol yang selalu hadir ketika ada momen menentukan," kata Domenech kepada Ma Chaine Sport yang dikutip ESPN.
"Ia membuat saya memikirkan Cantona. Anda tak pernah tahu di posisi mana ia harus bermain, tetapi ia tidak tergantikan buat Manchester United. Zlatan sedikit berada dalam situasi serupa. Tergantung pemain yang lain untuk beradaptasi dengannya," tuturnya.
(krs/a2s)











































