Meski di pertemuan pertama menang mudah, Jerman percaya bahwa kali ini Republik Irlandia bakal sulit ditaklukkan. Pelatih Joachim Loew meyakini pertahanan lawannya itu akan susah ditembus.
Jerman akan menjalani lanjutan laga Kualifikasi Piala Dunia Grup C dengan menyambut Irlandia (12/10) sebelum tandang menghadapi Swedia di laga terekhir (16/10). Die Mannschaft hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan diri lolos ke putaran final.
Meski di pertemuan pertama Jerman sukses menang 6-1, Loew tidak yakin skor serupa bakal terulang. Loew meyakini bahwa pada pertandingan itu, Irlandia tidak tampil dengan kekuatan sebenarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sudah tertanam di mentalitas mereka, dengan permainan-permainan Gaelic dan rugby. Mereka terlahir untuk bertahan dan juga sangat kuat secara fisik," lanjutnya.
"Tidak masalah siapapun pelatihnya atau siapa pemain-pemainnya, mereka tidak bisa mengubah sistem secara radikal. Mereka adalah tim yang defensif, didukung dengan kemampuan fisik yang maksimal," imbuh Loew.
"Mereka suka mengirim bola ke depan gawang dengan cepat. Mereka mungkin bukan tim terbaik dunia dalam penguasaan bola, tapi mereka bisa mengirim bola dengan cepat ke depan dan begitulah mereka," ungkap pelatih 53 tahun ini.
Irlandia kini menempati urutan empat dengan nilai 11, masih berkesempatan lolos lewat jalur play-off andai bisa memenangi dua laga sisa --dengan catatan Swedia, yang di posisi dua dengan 17 angka, gagal menang di dua pertandingan tersebut.
(raw/roz)











































