Rekor itu adalah sebagai pemilik caps terbanyak untuk timnas Serbia. Total ia bermain dalam 103 laga internasional, termasuk ketika negaranya masih berbendera Yugoslavia serta Serbia & Montenegro. Ia melampaui Savo Milosevic yang berada di tempat kedua dengan 102 caps.
Partai yang membuatnya meraih rekor itu adalah pertandingan persahabatan di Novi Sad, Serbia, Jumat (11/10/2013) malam, ketika timnya menjajal Jepang --dan menang dengan skor 2-0. Stankovic hanya bermain di 10 menit pertama sebelum "dijemput" oleh istri dan ketiga anak laki-lakinya, lalu berpamitan kepada sekitar 12 ribu penonton yang memberinya standing ovation.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stankovic memulai kariernya bersama Red Star Beograd sampai ia kemudian direkrut Lazio seusai Piala Dunia 1998, di mana ia ikut membela Yugoslavia di turnamen tersebut dalam usia 19 tahun. Setelah enam tahun memperkuat Lazio, ia lalu pindah ke Inter dan menghabiskan 9 musim dalam balutan seragam Nerazzurri.
Di ketiga klubnya itu ia selalu mengoleksi sejumlah gelar juara, termasuk treble winners bersama Inter di musim 2009/2010. Gelandang serba bisa itu memutuskan pensiun di akhir musim lalu.
"Stankovic memberikan semuanya untuk tim nasional dan saya sangat senang dia menjadi pemain dengan caps terbanyak,β ujar pelatih Serbia, Sinisa Mihajlovic, yang pernah bermain bareng Stankovic di Lazio dan Inter, seperti dikutip Reuters.
Deki, begitu ia memiliki nickname, juga memiliki sebuah rekor istimewa sebagai pemain pertama yang pernah bermain di tiga Piala Dunia dengan tiga negara yang berbeda: Yugoslavia (1998), Serbia & Montenegro (2006), dan Serbia (2010).
Serbia telah dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 setelah kalah bersaing di Grup A dengan Belgia yang tampil sebagai juara grup, serta Kroasia yang akan menjalani kesempatan melalui jalur playoff.
(a2s/roz)











































