Usai menggondol penghargaan Pemain Terbaik di Eropa, Franck Ribery digadang-gadang akan memberi persaingan sengit kepada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam perebutan FIFA Ballon d'Or 2013. Mampukah Ribery menjadi yang terbaik tahun ini?
Musim lalu Ribery tampil cemerlang dengan membawa klubnya, Bayern Munich, meraih treble dengan memenangi trofi Liga Champions, titel Bundesliga, dan gelar Piala Jerman.
Prestasi itu mengantar pemain internasional Prancis tersebut sudah berhasil meraih gelar bergengsi Pemain Terbaik di Eropa 2012/2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisakah Ribery melakukannya? Berdasarkan prestasinya di lapangan, utamanya merujuk ke treble Bayern musim lalu, kemungkinannya cukup besar.
Namun demikian, Ribery bukan tanpa cela. Ada masanya ia kurang disiplin menjalankan taktik. Ribery masa lalu juga dicatat Sport24 sebagai sosok yang amat jahil, seperti keisengannya mengikat simpul tali sepatu kanan dan kiri rekan-rekan setimnya, mengoleskan pasta gigi ke gagang pintu, atau memasukkan cuka ke dalam teh. Ada pula periode di mana ia terlibat skandal seks pada tahun 2010.
Semenjak itu Ribery sejatinya sudah lebih matang, walau terkadang juga suka berbuat "macam-macam". Ketika ia memukul rekan satu timnya sendiri, Arjen Robben, dalam perselisihan ruang ganti saat halftime ketika menghadapi Real Madrid di Liga Champions, misalnya.
Hal semacam ini yang membuat mantan pelatih timnas Prancis Gerard Houllier menilai bahwa Ribery belum selevel dengan Messi atau Ronaldo. Apalagi kepada L'Equipe Houllier pun mengaku pernah hendak dikasari oleh Ribery usai kemenangan 6-0 Prancis atas Australia pada awal bulan ini.
"Ribery tak diragukan lagi merupakan seorang pemimpin secara teknis--pemain yang amat sangat mampu jadi pembeda dan bekerja untuk tim. Tapi ia bukan pemain kelas dunia yang bisa membuat timnya menang seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo," kata Houllier kepada France Football.
Tentu saja Bayern takkan setuju dengan penilaian tersebut. Chairman Bayern Karl-Heinz Rummenigge bahkan sudah menyebut Ribery sebagai, "mungkin pemain terbaik di dunia saat ini."
Tengok pula komentar Presiden Bayern Uli Hoeness setelah Ribery mencetak dua gol pada kemenangan 5-0 atas Viktoria Plzen pada Liga Champions. "Franck bermain dengan kegembiraan besar. Apa yang dilakukannya dengan bola mirip Rastelli (pemain akrobat dari Italia, Enrico Rastelli)."
Selain hal itu ada satu hal lain yang "mengganjal" terkait Ribery: bahwa ia belum bisa memastikan timnas Prancis tampil di Piala Dunia tahun depan karena mesti melewati fase playoff. Namun, hal serupa juga terjadi dengan Ronaldo dan Portugal.
(fem/krs)











































