Setelah jadi rebutan antara Brasil dan Spanyol, Costa akhirnya memutuskan untuk membela 'Tim Matador'. Alasan Costa karena ia merasa berutang budi pada negara yang terletak di Semenanjung Iberia.
Sebab di kompetisi La Liga lah Costa mendapatkan apa yang dimilikinya saat ini. Apalagi bersama Atletico Madrid, penampilan Costa tengah bagus-bagusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami yakin bahwa Diego Costa sudah digoda. Selama dua jam hari Senin kemarin dia berada di bawah tekanan Spanyol dan kemudian di Selasa pagi selama dua jam," ujar perwakilan CBF, Carlos Eugenio Lopes, kepada O Globo seperti dikutip Football Espana.
"Jelas bahwa alasannya memilih Spanyol karena uang. Presiden (CBF, Jose Maria Marin), mengizinkan saya untuk berkomunikasi dengan Menteri Kehakiman, untuk mencabut kewarganegaraan Diego Costa pada hari Selasa," sambungnya.
"Surat Costa kepada CBF penuh dengan kata-kata manis, tapi ia memilih bermain untuk Spanyol di tahun yang sama di mana dia memainkan dua laga persahabatan bersama timnas Brasil. Kini di pekan yang sama dia juga dipanggil untuk dua laga persahabatan bulan November."
"CBF akan terus bertarung untuk si pemain. Secara legal, argumen kami kuat karena persahabatan itu berpengaruh kepada rangking FIFA."
"Juga bahwa kemenangan Swiss 1-0 atas Brasil membuat mereka naik ke rangking ketujuh, di mana itu memastikan mereka menjadi tim unggulan di Piala Dunia. Jika laga persahabatan tidak dihitung, apakah mereka akan berada di sana? Tidak. Italia yang pasti akan berada di posisi itu."
"Presiden bilang pada saya bahwa Diego Costa tidak akan bisa bergabung dengan keluarga (tim) Scolari, karena dia sudah mencemari keluarganya, dengan tidak berkomitmen kepada Brasil."
"Marin bertanya pada saya mengenai apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah dia bermain untuk Spanyol. Mulai saat ini, Diego Costa tidak lagi diterima di timnas, dan para pemain lain pun tak akan menyambutnya lagi setelahnya," tuntas Lopes.
(mrp/din)











































