Yordania Tak Semudah yang Dibayangkan Uruguay

Yordania Tak Semudah yang Dibayangkan Uruguay

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 14 Nov 2013 03:14 WIB
Yordania Tak Semudah yang Dibayangkan Uruguay
REUTERS/Muhammad Hamed
Amman -

Uruguay memang meraih kemenangan telak atas Yordania. Tapi hasil akhir laga tak mencerminkan sesungguhnya jalannya pertandingan antara kedua tim.

Melawat ke Amman International Stadium, Rabu (14/11/2013) malam WIB, dalam leg pertama playoff Piala Dunia 2014, Uruguay menang lima gol tanpa balas berkat gol-gol Maxi Pereira, Christian Stuani, Nicolas Lodeiro, Cristian Rodriguez, dan Edinson Cavani.

Skor tersebut boleh jadi sudah menggambarkan bagaimana superioritas Uruguay atas Yordania yang memang secara kualitas tim berbeda jauh dari dua kali juara dunia itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi apa yang terjadi selama 90 menit laga berlangsung tidak semudah yang dibayangkan mengingat Yordania asuhan Hossam Hassan pun memberikan perlawanan sengit.

Soccerway mencatat Yordania unggul tipis dalam ball possesion 51 berbanding 49 persen dan juga jumlah tembakan yakni 9 berbanding lima. Bahkan tim asal Timur Tengah itu punya delapan tendangan sudut yang menggambarkan tingginya intensitas serangan.

"(Yordania) sangat menekan kami, mereka tahu apa yang mereka incar dan sangat yakin (bisa menang)," ujar kapten Uruguay, Diego Lugano, seperti dilansir Reuters.

"Hasil tidak menggambarkan jalannya pertandingan tapi beruntung kami punya tim yang mempunya kemampuan mencetak gol sangat baik dan itulah mengapa kami selangkah lagi lolos (ke Brasil)," sambungnya.

"Memang kami bisa menang 5-0 dan terlihat mudah, tapi sebenarnya tidak semudah yang dibayangka. Mereka tim petarung yang tak mau menyerah dan tidak mau menyia-nyiakan peluang lolos, tapi Uruguay merespon dengan skill dan kemauan yang tinggi," timpal Edinson Cavani yang mencetak gol kelima La Celeste di laga itu.

Dengan hasil ini boleh dibilang Uruguay sudah mengunci tiket putaran final karena leg kedua akan dimainkan di Montevideo 20 November mendatang.

(mrp/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads