Liga Champions Grup B
Figo Gagal Menangkan Real
Rabu, 24 Nov 2004 06:09 WIB
Jakarta - Real Madrid harus puas bermain imbang 1-1 dengan Bayer Leverkusen setelah tendangan penalti Luis Figo di menit-menit akhir babak kedua gagal bersarang di jala lawan. Kegagalan Figo mengeksekusi penalti tidak hanya membatalkan kemenangan atas Leverkusen. Tetapi lebih dari itu, peluang Real untuk lolos ke babak 16 besar masih cukup berat.Tidak ada pilihan yang lebih aman bagi Real kecuali mengalahkan AS Roma di pertandingan terakhir dua minggu mendatang di Olimpico. Roma, kendati telah tersisih, dipastikan takkan mengalah begitu saja saja mereka pasti bosan dengan kekalahan.Di Grup B ini yang peluangnya paling besar adalah Dinamo Kiev. Setelah mengalahkan Roma 2-0, klub Ukraina itu kini bertengger di puncak klasemen sementara dengan 10 poin, diikuti Leverkusen dan Real yang sama-sama mengumpulkan delapan angka. Dinamo hanya membutuhkan hasil seri di partai terakhirnya melawan Leverkusen untuk maju ke putaran sistem gugur. Leverkusen juga bisa lolos meskipun hanya bermain imbang melawan Dinamo jika di saat yang sama Real gagal menaklukkan Roma. Hal ini memungkinkan karena klub Jerman itu unggul head to head dengan Real.Saat pertandingan di stadion Santiago Bernabeu, Rabu (24/11/2004) dinihari WIB, Real sempat tampil sangat kaku. Mungkin target harus menang membuat Raul Gonzales cs terbebani. Bahkan suporter tim tuan rumah terhenyak setelah striker asal Bulgaria, Dmitar Berbatov menjobol gawang Iker Casillas di menit 36.Namun di babak kedua Real bermain lebih rapi. Serangan lewat umpan pendek satu-dua membuat repot pertahanan Leverkusen. Hasilnya kerjasama Figo dan Zinedine Zidane menghasilkan asis yang cantik untuk Raul yang tinggal menyodok bola dari depan gawang.Gol penyama ini sekaligus mengantarkan Raul menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions dengan 49 gol, yang sebelumnya dibukukan Alfredo Di Stefano. Raul sebenarnya memiliki peluang untuk menjadi yang tersubur jika saja mampu memanfaatkan beberapa peluang yang diperolehnya. Namun dua kali sundulannya dari depan mulut gawang masih melenceng dari sasaran.Tuan rumah kembali mendapatkan angin segar ketika wasit memberikan hadiah penalti di menit 80, setelah Zidane dijatuhkan di kotak penalti. Namun mungkin Real memang tidak ditakdirkan menang. Figo yang sudah biasa mencetak gol dari titik putih kali ini justru gagal. Tendangannya ke arah tengah gawang bisa di tepis kiper Hans Jorg Butt.Kegagalan Figo ini terlihat sangat memperngaruhi mental Real. Selama sisa waktu pertandingan, tidak ada lagi serangan yang berarti. Kedudukan imbang 1-1 pun bertahan hingga akhir pertandingan.Sementara itu Dinamo Kiev yang menjamu Roma di stadion Olimpiyskyi berhasil menang dua gol tanpa balas. Gol pertama lahir dari bunuh diri Luigi Sartor di menit 73. Setelah ketinggalan satu gol, tim asuhan Luigi Del Neri ini harus bermain dengan sepuluh orang, akibat kartu merah yang diberikan wasit kepada Giuseppe Scurto. Kesempatan ini pun dimanfaatkan tuan rumah dengan kembali mencetak gol kedua lewat Maksim Shatskikh di menit 82.Tim:Real Madrid: Iker Casillas, Roberto Carlos, Walter Samuel, Ivan Helguera, Michel Salgado, Luis Figo, Jose Maria Guti, David Beckham (Fernando Morientes 54), Zinedine Zidane, N. Lima Ronaldo, Raul Gonzalez BlancoLevekusen: Hans Jorg Butt, Jens Nowotny, Roque Junior, J. Juan, Diego Placente, Carsten Ramelow, Bernd Schneider, Marko Babic, Dimitar Berbatov, Andrej Woronin (Paul Freier 73), Hanno Balitsch ( Jacek Krzynowek 76)Kiev: O. Shovkovskyi, Andriy Husin, Goran Gavrancic, Goran Sablic, Badr El Kaddouri, Ayila Yussuf, Tiberiu Ghioane, Giacomace Kleber, Diogo Rincon, Oleh Gusev (Jerko Leko 65), M. Verpakovskis (Maksim Shatskikh 77)Roma: Ivano Pelizzoli, Traianos Dellas, Giuseppe Scurto, Vincent Candela, Matteo Ferrari, Simone Perrotta, Alberto Aquilani, Daniele Corvia, Antonio Cassano, H.Mido (G. D'Agostino 54), Luigi Sartor (Leandro Cufre 77) (lom/)











































