Wafatnya Nelson Mandela membuat dunia berkabung. FIFA mengibarkan 209 bendera di markasnya setengah tiang. Pesepakbola-pesepakbola pun mengicaukan ucapan belasungkawa.
Mandela wafat dalam usia 95 tahun, meninggalkan sejumlah cerita dan warisan, mulai dari pergerakan menentang perbedaan ras hingga penyatuan sebuah bangsa. Ceritanya menyatukan Afrika Selatan lewat olahraga rugby juga jadi salah satu yang paling dikenang.
"Masih tidak percaya MADIBA telah tiada," demikian tulis gelandang Everton dan Afrika Selatan, Steven Pienaar, di akun Twitter-nya, @therealstevenpi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa pesepakbola lainnya pun ikut menuliskan cuitan dengan nada serupa. "Dia adalah inspirasi buat kita semua. RIP Nelson Mandela. Terima kasih atas semua yang telah kau lakukan," tulis Robin van Persie.
"Bersyukur atas warisan dan contoh yang diberikan oleh Madiba. Kau akan selalu kami kenang," ucap Cristiano Ronaldo.
"RIP Nelson Mandela. Benar-benar inspirasi untuk kemanusiaan. Dia akan selalu dikenang. Pahlawan zaman ini," kata Juan Mata.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir buat Mandela, Presiden FIFA Sepp Blatter menyatakan bahwa FIFA akan mengibarkan bendera 209 negara anggotanya dengan kondisi setengah tiang di markas otoritas sepakbola dunia itu.
Di laga internasional berikutnya pun bakal ada mengheningkan cipta sejenak sebelum kick-off, guna mengenang Mandela.
Mandela, tokoh anti apharteid Afrika Selatan, menghembuskan nafas terakhirnya Jumat (6/12/2013) dinihari WIB ini setelah sebelumnya dirawat selama beberapa bulan akibat infeksi paru-paru yang dideritanya.
(roz/cas)











































