Bintang-Bintang itu Tegang

Garcia Remon:

Bintang-Bintang itu Tegang

- Sepakbola
Rabu, 24 Nov 2004 09:53 WIB
Jakarta - Sekali lagi Real Madrid membuktikan bahwa kumpulan bintang bukanlah jaminan bagi sebuah kesukesan. Bukti terakhir tertangkap di Santiago Bernabeu Rabu (24/11/2004) dinihari tadi.Menjamu Bayer Leverkusen, tim pertama yang mampu menjungkalkan Real musim ini, juara Eropa sembilan kali itu hanya bisa mengutip satu angka. Tertinggal lebih dulu di babak pertama oleh gol Dmitar Berbatov, tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan melalui Raul di menit 69.Kesempatan meraih kemenangan disia-siakan pemain termahal kedua Real Madrid, Luis Figo, tatkala eksekusi penaltinya di menit 80 tidak bersarang di jala Jorg Hans Butt. Real, yang tiga hari lalu dipecundangi musuh besarnya Barcelona di La Liga, kembali meninggalkan lapangan dengan wajah sendu.Gerangan apa yang dialami pasukan bintang yang menamakan dirinya Los Galacticos itu? Nervous alias tegang, kata pelatih Mariano Garcia Remon. Dan kesan itu tampak sekali terutama di babak pertama."Babak pertama tidak berjalan mulus dan kami terlalu terbebani dengan banyak pressure. Reaksi penonton juga makin mempengaruhi anak-anak," terang pelatih yang menggantikan Jose Antonio Camacho itu."Meskipun mereka pemain hebat, namun mereka tegang. Baru setelah ketinggalan kami mulai bermain dengan lebih baik."Menanggapi kans timnya yang semakin tipis untuk bisa lolos ke putaran 16 besar, Garcia Remon tidak menjawabnya secara langsung. Ia hanya mengatakan bahwa menghadapi partai terakhir melawan AS Roma ia yakin anak-anak buahnya akan tampil lebih baik.Dua pekan mendatang Real bermain di kandang lawan di Olimpico dan mereka belum pernah memenangi partai tandangnya musim ini di Grup B. Kalaupun menang mereka takkan lolos jika Leverkusen berhasil menundukkan Dinamo Kiev yang sudah pasti lolos. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads