Real Tolak Tuduhan Rasis
Kamis, 25 Nov 2004 14:04 WIB
Jakarta - Real Madrid menolak cap rasis yang dituduhkan oleh UEFA terhadap suporter-suporter setia mereka. Real mengungkapkan kalau tindakan rasis hanya ulah sebagian kecil suporter. "Real Madrid menghujat insiden apapun yang tergolong rasis. Jika terjadi hal tersebut kala berlangsung pertandingan lawan Bayer Leverkusen maka kami tak menganggap kejadian itu ada. Itu adalah tindakan minor yang sama sekali tak mencerminkan kelakuan suporter kami," tulis sebuah pernyataan Real dalam situs resminya, Kamis (25/11/2004). "Presiden UEFA Lennart Johansson dan beberapa tamu kehormatan dari organisa-si ini hadir malam itu. Tentunya melihat kelakuan sesungguhnya dari para suporter kami," tambah pernyataan tersebut. Saat berlangsung Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (24/11/2004) dinihari WIB, kamera televisi menangkap ulah sebagian kecil suporter Real yang menghina bek berkulit hitam Roque Junior dan Juan dengan menirukan suara monyet sambil mengepak-ngepakkan kedua lengan tangan.Mereka, yang diduga adalah kelompok suporter garis keras Real Ultra Sur, juga sempat memperagakan aksi salut gaya NAZI sambil berdiri. UEFA sudah menerima bukti-bukti berupa rekaman pertandingan beserta foto dan keterangan beberapa saksi. Namun badan sepakbola tertinggi di Eropa itu baru akan bertindak setelah menerima laporan pertandingan yang diberikan wasit paling lambat 48 jam setelah pertandingan.Kasus rasisme Spanyol vs Inggris akan ditindaklanjutiSementara Federasi Sepakbola Spanyol baru akan memproses laporan insiden rasisme yang terjadi kala berlangsung laga antara timnas Inggris versus Spanyol di Barnebeau seusai federasi merampungkan proses pemilihan presiden federasi. Menurut komisi anti kekerasan Rafael Blanco, pihaknya akan memikirkan langkah awal apa yang akan mereka lakukan sebelum menjatuhi hukuman buat para suporter yang terbukti melakukan tindakan rasis. "Federasi harus menentukan apa yang akan mereka lakukan terlebih dahulu. Setelah itu kami baru akan meratifikasi atau memodifikasi keputusan-keputusan kami," ucap Blanco. (mel/)











































