Banyak kejadian penting di bulan kesembilan tahun 2013. Mulai dari kisah tim nasional Indonesia U-19 yang menjuarai Piala AFF, timnas U-23 di ajang ISG, serta transfer Gareth Bale ke Real Madrid.
El Real kembali membukukan rekor transfer di awal bulan September. Mereka sukses mengakhiri saga transfer Bale dari Tottenham Hotspur.
Bursa transfer musim panas sedianya sudah berakhir pada akhir bulan Agustus. Tapi, karena bank tutup di akhir pekan, maka penutupan buka transfer pun diundur hingga awal September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembelian Bale itu lantas mempengaruhi beberapa kepergian pemain lainnya. Kaka kembali lagi menjadi pemain AC Milan, sementara Mesut Oezil berlabuh ke Arsenal.
Transfer di saat-saat akhir lainnya, Manchester United berhasil menggaet Marouane Fellaini. Sementara Luis Suarez yang acap kali meminta pindah, memutuskan untuk bertahan di Liverpool.
Beralih ke kualifikasi Piala Dunia, sebanyak lima tim berhasil mamastikan satu tempat di Brasil tahun depan. Mereka adalah Argentina, Amerika Serikat, Kosta Rika, Italia, dan juga Belanda.
Madrid kembali melakukan langkah penting untuk menjaga pemain terbaiknya. Tim Ibukota Spanyol itu memperpanjang kontrak Ronaldo pada pertengahan bulan September. Dengan kontrak baru itu, CR7 diikat hingga 2018 dan menjadi pemain bergaji tertinggi di Liga Spanyol dengan bayaran 17 juta euro per musim.
Dari sepakbola dalam negeri, satu berita kurang sedap diterima oleh pendukung Persib Bandung. Hal itu merupakan buntut dari kericuhan dalam laga tunda Persija Jakarta lawan Persib yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada 28 Agustus silam.
Sementara itu dari ajang Piala AFC, wakil Indonesia Semen Padang terhenti langkahnya di babak perempatfinal. Tim 'Kabau Sirah' disingkirkan oleh wakil India East Bengal.
Dahaga prestasi publik sepakbola tanah air terhapuskan di bulan September usai timnas U-19 berhasil menjuarai ajang Piala AFF. Di babak final. Evan Dimas dkk. berhasil memenangi adu tendangan penalti melawan Vietnam.
Cerita pencarian bakat ke pelosok-pelosok Indonesia yang dilakukan oleh pelatih 'Garuda Muda' Indra Sjafri menjadi kisah tersendiri. Dia menemukan bakat-bakat terpendam di Indonesia untuk membentuk tim yang mumpuni.
Di saat yang hampir bersamaan, Arema Malang juga menahbiskan diri menjadi kampiun ajang Piala Menpora untuk pertama kalinya. Mereka memenangi laga final setelah mengalahkan klub wakil Australia Central Coast Marines.
Tapi, keberhasilan Arema itu disertai dengan cerita kurang sedap. CCM menyatakan bahwa mereka seperti tak dikehendaki untuk menjadi juara.
(cas/din)










































