Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya akhirnya FIFA memutuskan Piala Dunia 2022 di Qatar tidak akan diselenggarakan di musim panas seperti biasanya.
Hal ini mengonfirmasi rumor yang beredar dalam 2-3 tahun belakangan sejak Qatar ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Banyak suara sumbang yang muncul terkait penunjukkan Qatar tersebut.
Alasan utama adalah cuaca. Karena ketika Piala Dunia digelar, Qatar sedang memasuki musim panas dan diperkirakan cuacanya bisa mencapai 40 derajat celcius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada akhirnya isu dikonfirmasi langsung oleh FIFA yang untuk pertama kalinya menggelar Piala Dunia tidak di musim panas, melainkan di musim dingin.
"Piala Dunia (2022 di Qatar) tidak akan digelar di Juni atau Juli. Saya pikir akan dimainkan atara tangga 15 November atau paling lambat 15 Januari," ujar sekretaris jenderal FIFA, Jerome Valcke, kepada France Inter Radio, seperti dilansir Reuters.
(mrp/din)










































