Orang Sisilia Tersinggung Mourinho

Orang Sisilia Tersinggung Mourinho

- Sepakbola
Rabu, 01 Des 2004 11:53 WIB
Jakarta - Pelatih Chelsea Jose Mourinho menuai kritik atas komentarnya yang menyinggung Palermo. Gara-gara omongannya, klub Seri A ini menantang Mourinho datang ke Sisilia. Hal ihwal "perseteruan" antara Mourinho dan Palermo dimulai ketika pria asal Portugal itu diwawancarai Expresso soal persiapannya menghadapi mantan klubnya Porto, di ajang Liga Champions.Ketika itu Mourinho berkata kalau nanti dirinya perlu mendapatkan pengawalan ekstra. Sebabnya ia pernah mendapatkan ancaman pembunuhan dari kelompok gangster setempat. Anehnya ketika ditanya apa pengawalan ekstra termasuk empat hingga lima bodyguard, Mourinho sempat berucap begini: "Ya, saya akan memerlukan pengawalan ekstra di Oporto. Saya juga memerlukan pengawalan seperti itu jika bertandang ke Palermo." Komentar Mourinho itu kontan mendapatkan reaksi dari orang-orang Palermo. Mereka tersinggung karena Mourinho seolah-olah membenarkan cap kota yang terletak di pulau Sisilia itu sebagai tempat berkumpul para gangster yang berbahaya. "Kadang orang berpikir mereka sedang memilah-milah informasi dari sebuah nilai dan mencoba membuktikan pengetahuan mereka. Padahal ketika itu mereka tengah mengucapkan penghinaan yang serampangan," ujar pelatih Francesco Guidolin seperti dikutip Football Italia, Rabu (1/12/2004).Beberapa anggota klub yang mampu merengsek ke posisi lima besar klasemen Seri A itu pun berinisiatif "menantang" Mourinho untuk berhadapan dengan mereka secara langsung. "Saya harap kami lolos kualifikasi Liga Champions musim depan. Jadi kami bisa membalas dendam kepada Mourinho dengan mengalahkan Chelsea," tukas kapten Eugenio Corini. "Saya mengundang Mourinho untuk datang dan bertemu kami di Palermo. Dengan cara itu ia dapat menyaksikan Palermo sebagai kota dimana anda tidak memerlukan pengawal. Ini adalah ibukota Sisilia yang indah. Sebelum berkomentar macam-macam ia seharusnya mengetahui realitas ini," tambah Presiden Maurizio Zamparini dengan nada lebih lunak. Ini adalah kali kedua Palermo mengutarakan keberangannya terhadap cap gangster yang diberikan orang luar terhadap mereka dalam sebulan terakhir. Saat Palermo bertemu Messina dalam derby Sisilia di Seri A, media terbitan Spanyol "AS" menulisnya sebagai "pertarungan antara gangster mafia versus kriminal-kriminal kelas bawah". (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads