Heynckes menutup kariernya pada akhir musim lalu setelah mengantar Bayern Munich mencapai prestasi tertinggi dalam sejarahnya dengan menjuarai Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champions.
Salah satu anak asuhnya ketika itu, Ribery, berhasil masuk dalam tiga besar calon peraih FIFA Ballon d'Or 2013 namun penghargaan itu pada akhirnya jatuh ke tangan Ronaldo.
Pria berusia 68 tahun itu tidak menyebut siapa yang terbaik di antara mereka. Pasalnya, Messi, Ronaldo dan Ribery memiliki kelebihannya masing-masing.
"Ketigany adalah para pemain yang fantastis dan masing-masing memiliki kualitas yang luar biasa. Messi telah menyapu penghargaan Ballon d'Or dalam empat tahun belakangan. Dia jenius dan tentu saja selevel dengan Maradona dan Pele," ungkap mantan pelatih dengan sarat pengalaman itu dalam wawancaranya dengan Fifa.com.
"Bagaimana Cristiano Ronaldo bermain sungguh menakjubkan. Dia sangat kuat secara fisik dan berbahaya di depan gawang. Dia adalah pemain yang unik," kata Heynckes.
"Dalam dua tahun terakhir Franck Ribery menjadi seorang pemain tim di Bayern. Dia memiliki bakat individu yang besar menyoal menciptakan peluang dan mencetak gol, tapi mungkin tidak sebanyak Messi dan Ronaldo."
"Bagaimanapun, Ribery sudah membantu dalam pertahanan dan bermain untuk tim. Saya pikir kesuksesan kami (Bayern) pada tahun lalu tergantung pada: fakta bahwa kami bermain luar biasa sebagai sebuah tim. Dan Ribery cocok sekali bermain di sistem itu," demikian Heynckes.
(rin/krs)











































