Eric Abidal sejauh ini boleh dibilang sehat-sehat saja dan jauh dari gangguan tumor yang sempat menderanya. Namun, Abidal mengaku bahwa ia kadang masih takut penyakit itu bakal muncul lagi.
Karier Abidal sejak tahun 2011 terganggu akibat tumor yang ditemukan di liver-nya. Setelah itu Abidal harus menjalani sejumlah operasi dan pengobatan termasuk transplantasi yang membuat penampilannya untuk Barca dalam dua tahun terakhir terganggu.
Total di tahun 2011 hingga 2013, Abidal cuma bermain sekitar 43 kali dan di akhir musim lalu ia memutuskan untuk pergi dari klub Catalan itu, setelah kontraknya tak diperpanjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Abidal mulai tampil rutin di lapangan hijau, tapi tetap saja ketakutan akan tumor itu bakal muncul lagi tetaplah ada.
"Aku menjalani check up setiap bulannya dan setiap aku melakukan itu, aku takut bahwa tumor itu mungkin akan muncul lagi. Aku lebih menikmati hidupku saat ini daripada yang lalu-lalu. Aku bangga bisa jadi panutan untuk orang-orang," ujar Abidal kepada RAC1 seperti dilansir Marca.
Lebih lanjut Abidal juga menyanjung salah satu teman dekatnya di Barca, Dani Alves, yang sempat berpikir untuk mendonorkan hatinya untuk Abidal meski akhirnya ditolak.
Tak hanya itu, Alves pun kini memakai nomor punggung 22 sebagai tanda penghormatan untuk Abidal.
"Dani adalah pribadi serta pemain yang hebat. Dia menawariku untuk mendonorkan salah satu hatinya untuk menyelamatkan hidupku. Dia bisa melakukan itu karena kami punya golongan darah yang sama, tapi aku tidak ingin membuatnya bernasib sama denganku karena aku sangat mencintainya. Pertemanan kami akan berlangsung selamanya. Aku tidak pernah melupakan jasa-jasanya," sambungnya.
(mrp/rin)











































