'Tiga Singa' Berusaha Melawan Kutukan Adu Penalti

'Tiga Singa' Berusaha Melawan Kutukan Adu Penalti

- Sepakbola
Selasa, 04 Mar 2014 12:12 WIB
Tiga Singa Berusaha Melawan Kutukan Adu Penalti
Getty Images/Michael Regan - The FA
London - Yang namanya adu penalti mungkin akan selalu berusaha dihindari timnas Inggris, yang selalu sial ketika memasuki fase itu. Tapi 'Tim Tiga Singa' mau tak mau harus bisa melawan kutukan itu dan segera mengakhirinya.

Piala Dunia 2014 hanya berjarak sekitar 100 hari lagi dan pembicaraan soal adu penalti sudah mulai muncul di media-media Inggris. Memang Inggris terlebih dulu harus lolos dari grup maut yang dihuni oleh Italia dan Uruguay.

Namun, tetap saja kutukan di babak tos-tosan ini tetap meneror para pemain Inggris. Bagaimana tidak ketika sejak awal 90-an, mereka sudah tujuh kali melakoni situasi seperti ini dan hanya mampu memenangi sekali di perempatfinal Piala Eropa 1996 kontra Spanyol.

Sisanya mereka kalah di semifinal Piala Dunia 1990, semifinal Piala Eropa 1996, perdelapanfinal Piala Dunia 1998, perempatfinal Piala Eropa 2004, perempatfinal Piala Dunia 2006, dan perempatfinal Piala Eropa 2012.

"Adu penalti adalah sesuatu yang harus Anda kuasai dengan baik, khususnya jika bermain di sebuah turnamen. Anda harus mampu memasukkan bola ke gawang. Lebih dari itu adalah tekanan saat mengambil penalti dalam atmosfer turnamen," ujar Alex Oxlade-Chamberlain seperti dilansir Telegraph.

Saking boleh jadi "takutnya" dengan adu penalti, Roy Hodgson sampai harus membawa psikiater ke timnya untuk bisa membangkitkan mental para pemainnya saat menjalani adu penalti.

Di era kepelatihan sebelumnya, Glenn Hoddle dan Sven-Goran Eriksson, memang tak ada sesi khusus untuk melatih penalti ini.

"Setiap pesepakbola profesional harus bisa menjalai tugas itu dan mencetak gol dari jarak 12 yard, tapi ketika Anda ada dalam stadium bakal ada tekanan besar, dan akan semakin membuat sulit," sambungnya.

"Anda bisa berlatih semau Anda. Terkadang melatih seberapa gugupkah Anda di bawah tekanan. Tapi Anda tidak akan merasakan itu sampai benar-benar ada dalam situasi itu."

"Anda tidak akan berpikir soal rekor buruk Inggris dalam adu penalti - tapi aku belum pernah melakukan itu untuk Inggris. Tapi memang akan ada selalu tekanan dalalm adu penalti."

"Anda harus melakukan banyak persiapan sebagai pesepakbola dan khususnya jika bermain untuk Inggris di turnamen. Anda harus memastikan bahwa mental Anda sudah siap," tutup pemain asal Arsenal itu.


(mrp/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads