Eksperimen dan Perjudian Hodgson di Wembley

Jelang Inggris vs Denmark

Eksperimen dan Perjudian Hodgson di Wembley

- Sepakbola
Rabu, 05 Mar 2014 15:39 WIB
Eksperimen dan Perjudian Hodgson di Wembley
Getty Images
London - Inggris kalah dua kali beruntun pada penampilan terakhirnya di Wembley. Alih-alih membidik kemenangan demi menyudahi rangkaian tersebut, Roy Hodgson justru memberikan sinyal tak akan menurunkan skuat terbaik saat menjamu Denmark.

Inggris akan berhadapan dengan Denmark dalam laga ujicoba di Wembley, Kamis (6/3/2014) dinihari WIB. Jika sampai kalah maka itu akan menjadi sejarah baru karena untuk kali pertama The Three Lions menelan tiga kekalahan beruntun di kandang.
Β 
Pada dua pertandingan kandang terakhirnya dua kali pula Inggris menelan kekalahan. Inggris kalah di tangan Chile 0-2 pada pertengahan November lalu, dan empat hari kemudian dihantam Jerman 0-1.

Karena punya statistik bagus atas Denmark (meraih lima kemenangan dan cuma dua kali kalah dalam 10 pertandingan terakhir), Ingris diunggulkan bisa memenangi lagi tersebut. Tapi tak sekadar kemenangan yang diincar Hodgson.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski terancam mengukir catatan buruk jika Inggris sampai dapat hat-trick kekalahan, Hodgson menegaskan kalau dia lebih memilih untuk bereksperimen. Pemain pilar semacam Stevan Gerrard, Wayne Rooney dan Joe Hart mungkin akan diistirahatkannya.
Β 
"Pertandingan melawan Denmark adalah pertandingan yang paling tepat bagi saya membuat eksperimen yang saya butuhkan. Ambil contoh Steven Gerrard, apakah dia butuh menghadapi Denmark untuk membuktikan dirinya layak berada dalam tim saat berhadapan dengan Italia (di pertandingan pertama di Piala Dunia 2014)?"
Β 
"Apakah akan lebih baik buat saya untuk memilih pemain lain karena saya tahu Steven Gerrard akan mampu melakukannya dan dia sudah punya 80 caps?

"Bisakah Rooney masuk kategori yang sama dengan Gerrard? Dan Joe Hart juga?” ucap Hodgson.

Kembali kalah di kandang akan membuat Hodgson dapat sorotan tajam dari pers Inggris yang terkenal keras melontarkan kritik.

(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads