"Itu tidak akan terjadi di karier saya, itu akan menjadi akhir karier saya," sahut Mourinho saat ditanya soal peluang dirinya melatih sebuah tim nasional.
Sudah bertumpuk gelar dikumpulkan Mourinho bersama beberapa klub berbeda. Gemerlap perjalanan kariernya sudah dimulai di FC Porto, di mana dia mengantar klub tersebut jadi raja di Portugal dan menaklukkan Eropa dengan menjuarai Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan kapan Mourinho akan mencoba melatih sebuah timnas sejatinya sudah lama muncul. Namun dalam beberapa kesempatan dia menyatakan belum punya minat pada pekerjaan itu, sesuatu yang dia tegaskan lagi kali ini.
"Sepanjang karier saya, saya tidak menginginkannya. Saya tak punya kualitas untuk menjadi pelatih tim nasional karena mereka harus beradaptasi dengan fakta bahwa mereka hanya bertemu dan berlatih dengan pemainnya hanya dua kali sebulan dan saya tak mau itu, saya tak mau beradaptasi dengan itu. Jadi pekerjaan itu bukan buat saya."
"Itu pekerjaan buat saya setelah saya menuntaskan karier saya: pekerjaan untuk saya saat saya menyadari saat butuh sedikit istirahat tapi saat ini saya ingin melatih, saya ingin bermain. Saya ingin bermain di banyak kompetisi di saat bersamaan; saya ingin bermain setidaknya tiga hari sekali; saya ingin Liga Champions, saya ingin liga, saya ingin semuanya. Itu bukan hanya pekerjaan buat saya jika harus menunggu dua tahun untuk Piala Dunia atau Piala Eropa. Saya tidak bisa melakukannya sekarang," papar Mourinho di Eurosport.
Terkait kesempatan melatih timnas Portugal, Mourinho punya tekad untuk mempersembahkan sesuatu buat negaranya.
"Tentu saja itu akan tergantung pada generasinya. Mungkin saya akan mendapat tim Portugal yang tidak bisa melakukan apapun karena generasinya (tidak bagus), itu bergantung pada talenta, tapi saya sungguh tidak peduli. Saya tidak peduli (jika tak punya generasi yang bagus)."
"Saya bukan pesepakbola, saya tidak pernah secara langsung memberikan sesuatu pada negara saya, saya hanya melakukannya di level klub. Saya igin memberikan apa yang saya punya pada tim nasional."
"Jika saya melatih tim seperti Inggris saya akan memiliki ikatan yang sangat-sangat dalam juga, tapi Portugal adalah negara saya dan jika saya bisa melakukannya untuk negara dan seluruh orang di sana, itu akan menjadi sesuatu yang spesial," tuntasnya.
(din/rin)











































